Semrawut, Warga Keluhkan Kondisi Pasar

by -34 views

METROPOLITAN – Cigudeg Kesemrawutan Pasar Cigudeg mengundang perhatian baik para pengunjung pasar maupun bagi masyarakat sekitar. Rizky Muhammad warga sekitar mengatakan, Pasar cigudeg merupakan pusat transaksi yang vital, keberadaannya strategis juga merupakan faktor yang menjadikan hidupnya transaksi jual beli dipasar tersebut dan daerah sekitar.

Namun, sekilas kami lihat ada pemandangan yang mengganggu seputar penataan parkir yang belum maksimal.” Peruntukan lahan parkir bagi roda dua dan roda empat harus jadi PR bersama terutama pihak pengelola karena masih sejauh ini semrawut,” kata Rizky Kepada wartawan, kemarin.

Padahal kenyamanan dan keamanan merupakan hak bagi para pengunjung yang berbelanja,selain untuk meningkatkan nilai transaksi bagi para palaku ekonomi (Pedangang, red) penataan parkir ini juga perlu diperhatikan secara serius,” ucapnya.

Misalnya, penertiban kendaraan yang masuk dan keluar tidak harus melalui gerbang yang sama, atau kendaraan roda empat memiliki lahan parkir yang lebih luas agar tidak menggangu kendaraan lain. Lalu lalang kendaraan menyebabkan sulitnya masuk sehingga berakibat kemacetan saat memasuki area pasar cigudeg,”tambahnya.

Rizky yang juga merupakan ketua Karang Taruna Desa Cigudeg, menyebutkan, bahwa penataan ini harus terus dilakukan termasuk para pedagang seharusnya di buat per blok jangan dicampur dengan pedagang lainnya, ”pintanya. Terpisah melalui sambungan teleponnya Kepala PD Pasar Cigudeg, Arya Maulana, menuturkan, kedaan pasar Cigudeg semua masih dalam penataan PD Pasar termasuk pengelolaan parkiran dan para pedagang.

Meski, ada saja pedagang yang belum tertata rapi, tetapi sebagian dari sejumlah pedagang sudah dilakukan per joning.” Pastinya secara bertahap semua akan kami rapihkan,” paparnya. Adapun penataan parkir yang belum maksimal apalagi adanya kemacetan, itu biasanya kendaraan angkutan umum yang menunggu sewa penumpang ditambah kendaraan bermotor yang parkir disembarang tempat.” Meskipun tempat parkirnya sudah disediakan. Kan susah, namanya juga karakter, dengan kebiasaannya,” tutupnya. (kmg/b/suf)

Loading...