METROPOLITAN – Maraknya warga yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menimbulkan kecemasan tersendiri bagi warga Kampung Jampang, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang. Pasalnya, sudah ada beberapa warga di wilayahnya yang terjangkit DBD dan harus di rawat inap di Rumah Sakit. Seperti yang diungkapkan warga Jampang, Suherman (40). “Iya. Beberapa masyarakat banyak yang khawatir. Karena, di bulan terakhir sudah banyak warga yang terserang DBD,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.
Mengantisipasi hal tersebut terjadi, menurutnya, ia bersama warga lainnya memiliki inisiatif untuk melakukan fogging di wilayah sekitar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi keresahan yang terjadi di masyarakat. “Mau gimana lagi. Kami lakukan fogging biar warga gak resah. Ini dilakukan melalu swadaya masyarakat,” ujarnya. Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas Tajurhalang, Suryana meminta masyarakat agar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus ketimbang dengan cara fogging. Sebab, 3M Plus lebih ampuh mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang. Yaitu, menguras penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air dan memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk. “Fogging alternatif terakhir. Kami menyarankan agar masyarakat melakukan 3M Plus,” katanya.
Suryana menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya pun akan turun mengajak masyarakat melakukan kerja bakti di wilayah. Tujuannya, untuk memastikan nyamuk aedes aegypti tidak berkembang di rumah atau lingkungan masyarakat. (khr/b/rez)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here