VIVA  – Sumatera Utara tidak akan pernah kehabisan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya, air terjun Aek Bulu Poltak di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Destinasi wisata ini bisa dibilang masih sangat alami dan belum populer di kalangan wisatawan. Karenanya cocok untuk siapa saja yang menginginkan ketenangan.

Berada di dalam hutan ekosistem Batang Toru, membuat panorama air terjun Aek Bulu Poltak begitu mempesona. Hutan ekosistem Batang Toru yang sangat kental nuansa rimbanya menambah eksotisnya air terjun yang diperkirakan memiliki ketinggian 20 hingga 30 meter ini.

Untuk sampai ke air terjun Aek Bulu Poltak dibutuhkan waktu hingga 5 jam. Perjalanan bisa dimulai dari Desa Haramonting, Kabupaten Tapanuli Tengah. Jalan terjal, dan harus melewati medan yang berbukit ditambah satwa liar, pembohong, dan buas di hutan tropis Batang Toru membuat orang berpikir dua kali untuk air terjun Aek Bulu Poltak.

Ketika tiba di air terjun Aek Bulu Poltak, lelah selama perjalanan akan dibayar lunas dengan panorama yang begitu memanjakan mata. Meskipun sangat cantik dan menarik hati untuk terjun dan menikmati segarnya udara, namun pengunjung harus berenang karena tingginya diperkirakan mencapai 15 meter.

Kendati jatuh udara dari Aek Bulu Poltak tidak jernih, belum jadi perdebatan. Panorama yang dipadukan dengan tebing-tebing tinggi di sekeliling air terjun Aek Bulu Poltak menjadi daya tarik.

Ekosistem Batang Toru bukan cuma air terjun Aek Bulu Poltak saja. Namun, kawasan ini juga menjadi sarang dari spesies paling langka di dunia yaitu orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis).

Salah satu peneliti orangutan Tapanuli, Anda boru Ginting Munthe mengatakan, sangat jarang wisatawan lokal atau warga desa datang ke air terjun Aek Bulu Poltak. Medan yang sulit, dan memakan waktu lama menjadi alasan yang didukung.

“Tentu perlu tenaga ekstra agar bisa melihat air terjun Aek Bulu Poltak. Karena butuh waktu yang lama, tak heran membuat air terjun Aek Bulu sulit terjamah oleh manusia,” katanya kepada VIVA, Selasa, 12 Maret 2019.

Menurut Anda, dalam perjalanan, air terjun Bulu Poltak belum tentu dikunjungi oleh wisatawan. Hal tersebut membuat air terjun Aek Bulu Poltak masih begitu alami. Nilai positif ini tentu saja akan terus bertahan ke air terjun Aek Bulu Poltak. Bisa diberikan air terjun Aek Bulu Poltak adalah destinasi paling bisa dipahami kealamiannya di Tapanuli Tengah.

“Sepi yang datang ke air terjun Aek Bulu Poltak tentu bernilai positif. Air terjun ini akan terus terjaga dan tidak dicemari oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Makanya, orang yang datang ke tempat ini bersama para pengunjung dengan bantuan khusus,” katanya .

Untuk diketahui, di kabupaten Tapanuli begitu banyak destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Selain itu, air terjun Aek Bulu Poltak, tujuan wisata yang wajib dikunjungi adalah deretan pantai yang tersedia di wilayah Pandan, dan tentu saja Pulau Mursala. Pulau Mursala adalah lokasi yang dibuat untuk proses syuting film Kingkong. (Rna)

Sumber: Viva

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here