Berdayakan Warga Lebih Mandiri

by -

METROPOLITAN – Untuk men­jawab program-program yang harus dilaksanakan pada 2020, Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menggelar musyawarah perenca­naan pembangunan (musrenbang) bersama seluruh Satuan Kerja Pe­rangkat Daerah (SKPD) terkait di gedung serbaguna Cisaat, Kamis (21/3).

Bupati Sukabumi Marwan Ha­mami mengingatkan agar dalam perencanaan yang disusun, semua target harus bisa direalisasikan dengan maksimal. “Pada 2020 itu harus benar-benar bisa menjawab persoalan-persoalan,” pintanya saat ditemui usai musrenbang.

Menurutnya, fokus pembangu­nan Pemkab Sukabumi pada 2020 lebih menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi, sesuai konsep Presiden Repu­blik Indonesia (RI) Joko Wi­dodo. Yakni memberdayakan masyarakat pinggiran dengan memaksimalkan potensi wi­layah di desa demi meningkat­kan kesejahteraan. “Sesuai dengan pemikiran Bapak Pre­siden, pemberdayaan ekonomi pinggiran itu dimulai dari desa dulu. Nanti potensi yang ada di desa kita dorong,” ujar­nya.

Marwan meyakini dengan pemberdayaan wilayah ping­giran maka masyarakat Suka­bumi bisa lebih bersaing dengan daerah lain. “Kita berharap ma­syarakat kita ini mempunyai ide pikiran dan gagasan. Seperti yang telah dilaksanakan BUMDes Cidahu, mereka mempunyai ide gagasan potensi yang bisa dike­mas,” jelasnya.

Dengan begitu, ketika pemiki­ran tersebut terus didorong maka ke depannya akan me­nimbulkan kemandirian bagi pemberdayaan ekonomi.

Namun Marwan mengaku bu­kan berarti pemda tidak mem­butuhkan industri dan pabrik. Tetapi pabrik akan didorong untuk padat modal, bukan padat karya lagi. “Kita dorong kepada kreativitas untuk menggali po­tensi sumber daya alam. Salah satunya infrastruktur yang bisa mendorong pariwisata. Para wisatawan berlibur, pulangnya bawa oleh-oleh,” ucapnya.

(dna/ade/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *