METROPOLITAN – Hurain, bocah perempuan berusia empat tahun asal Kampung Babakananyar, RT 03/09, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, hanyut terbawa Sungai Cicatih hingga 100 meter saat bermain bersama temannya, Rabu (13/3).

Informasi yang dihimpun, saat itu Hurain sedang bermain dengan temannya di Sungai Cicatih. Namun saat mencuci kaki, ia terpeleset ke sungai dan hanyut. Beruntung bocah tersebut dapat diselamatkan warga sekitar.

”Waktu kejadian, saya sedang menjemur pakaian. Tibatiba anak kecil yang lelaki teriak minta tolong ada yang hanyut. Spontan saya juga langsung teriak dan meminta tolong pada warga,” ujar warga sekitar, Ika (25).

Beruntung ada seorang warga bernama Agus (19) yang saat itu sedang tidur di rumahnya. Ia mendengar teriakan Ida lalu bergegas menuju sungai berusaha menyelamatkan Hurain.

”Untung rumah Agus tidak jauh dari sungai sehingga dengan cepat Agus dan warga lainnya bersama menyelamatkan Hurain,” kata Ika.

Agus mengaku terperanjat saat mendengar teriakan minta tolong warga. Ia bersama rekannya, Alvin (20), mencoba membantu menyelamatkan Hurain yang hanyut. Dua pemuda tersebut bergegas menuju arah teriakan warga. Mereka melihat tubuh Hurain terombang-ambing di tengah derasnya sungai.

”Kejadiannya pagi sekitar jam sembilan saat hujan besar. Saya langsung nggak mikirin apaapa. Langsung terjun saja sama Agus, lalu kejar tubuh anak itu,” kata Alvin di lokasi kejadian. Agus dan Alvin berupaya meraih tubuh kecil Hurain yang berusaha menggapai permukaan sungai. Tubuh kecilnya pun beberapa kali terbentur batu.

”Saya ke tengah, teman saya nyasar dari pinggir. Akhirnya setelah sekitar 100 meter, anak itu bisa kita selamatkan lalu dibawa ke pinggir,” ucap Alvin.

Sungai Cicatih disebut Alvin memiliki kedalaman sekitar lima meter, yang saat itu kondisinya cukup deras, lengkap dengan bebatuan di tengah dan pinggirnya. Mereka memang mahir berenang karena sering mencari pasir di sekitar lokasi.

Setelah diselamatkan, orang tua Hurain sempat menawarkan uang namun ditolak keduanya. ”Kita ikhlas nolong, kasihan anak kecil. Aksi kita juga spontanitas saja. Kata orang yang lihat, anak itu sedang mencuci sandal di sungai,” tutur Alvin.

Hurain merupakan anak pasangan Asep Hasanudin (45) dengan Rustiyati (32). Sewaktu putrinya terseret arus sungai, mereka mengaku tengah memasak adonan untuk berjualan gorengan. ”Saya nggak tahu anak saya diajak main ke sungai sama temannya. Alhamdulillah ada yang nolongin. Saya nggak berhenti ngucapin terima kasih,”ujar ibunda Hurain, Rustiyati.

Akibat kejadian tersebut, Hurain sempat mendapat penanganan medis di puskesmas setempat. Ada luka di kepalanya diduga akibat benturan saat terbawa arus. (de/feb/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here