Bupati: Dukungan Kades ke Paslon Lumrah

by -0 views

METROPOLITAN – Menanggapi beredarnya video viral kepala de­sa (kades) mendukung salah satu paslon dalam pemilu serentak 17 April 2019, Bupati Sukabumi Mar­wan Hamami menyebut bahwa setiap kader mempunyai dorong­an dari partai pengusung masing-masing. Sehingga hal itu merupa­kan hal lumrah.

”Itu tidak terlepas dari dorongan partai politik. Walaupun memang dia tidak boleh berpolitik tapi dia kader-kader partai politik. Itu kalau di lain tugas, saya kira sebagai pimpinan secara psikologis normatif saja lah,” tuturnya kepada Metropolitan, Kamis (21/3/2019).

Meskipun seseorang merupa­kan pimpinan dari salah satu parpol, Marwan meminta semua bisa menyesuaikan waktu. Ke­cuali bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), itu tidak dibenarkan dan bisa dikenakan sanksi.

”Ya bisa menyesuaikan waktu. Kalau ASN tidak boleh, bisa kena sanksi,” ungkapnya.

Marwan mencontohkan jika kampanye dukungan dilakukan di luar kerja, itu boleh. Kecua­li bila dilakukan dalam keada­an tugas dan bukan waktu libur.

”Kalau bukan waktu libur, acung-acungan nggak boleh. Da kepala desa mah bukan ASN. Lurah mah jangan,” tutupnya.

(dna/ade/feb/run)