METROPILITAN – Bupati Bogor Ade Yasin memerintahkan agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ka­bupaten Bogor menutup aktivitas galian tanah ilegal. Hal ini disampai­kannya usai kegiatan Rebo Keliling (Boling) di Kecamatan Cariu, kemarin.

Menurutnya, instruksi penutupan galian tanah ilegal disampaikan me­nyusul banyaknya aduan dari ma­syarakat yang dilanjutkan Kepala Desa Cariu, Ahmad Suryadi. “Saya sudah meminta Satpol PP Kabupa­ten menutup semua galian tanah, karena selain merusak lingkungan sebagian besar galian pun biasanya tidak berizin alias ilegal,” tegas Ade Yasin.

Lebih dari itu, orang nomor satu di Kabupaten Bogor ini juga menga­ku akan melakukan penelusuran atas dugaan adanya oknum aparat pe­merintah yang ikut terlibat. Apalagi seperti diketahui sebelumnya, akti­vitas galian tanah ilegal masih saja terjadi meski beberapa kali dilaku­kan penyegelan. “Saya juga akan menelusuri apakah ada keterlibatan dari oknum pemerintahan yang bermain,sebab laporan yang saya terima sudah sering ditindak akan tetapi masih tetap beroperasi,” terang Ade.

Aktivitas  galian tanah ilegal di Ke­camatan Cariu dan sekitarnya se­lama ini dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Dampak kerusakan lingkugann yang terjadi, dan kecelakaan lalu lintas yang menelan korban pengen­dara membuat semua pihak men­desak agar pemerintah melakukan tindakan tegas. (gi/b/els/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here