Habib Bahar: Jokowi, Tunggu Saya Keluar

by -38 views

METROPOLITAN – Terdakwa kasus pengani­ayaan terhadap dua anak di bawah umur, Habib Bahar bin Smith, kembali mengikuti sidang la­njutan dengan agenda mendengar tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi atau nota keberatannya. Ia enggan menanggapi tang­gapan jaksa.

Begitu sidang yang digelar di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung pada Kamis (14/3) selesai, Bahar langsung keluar dengan dikawal petugas keamanan. Saat keluar, Bahar menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak adil terhadapnya. ”Tunggu saya keluar. Ketida­kadilan hukum dari Jokowi, tunggu saya. Akan dia rasakan,” kata Bahar.

Pemimpin Majelis Pembela Ra­sulullah itu tak menjelaskan apa maksudnya meminta Jokowi  menunggunya keluar dan memaksudnya meminta Jokowi rasakannya. Namun diketahui, Bahar sebelumnya juga terjerat kasus karena diduga menghina presiden.­

Saat ditanya soal putusan sela yang akan diputuskan majelis hakim setelah mendengar eksep­si dan tanggapan JPU, Bahar menyerahkan itu ke pengadil. ”Serahkan saja,” ujarnya.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Edison Muhamad, JPU membacakan tanggapannya atas eksepsi Bahar Smith. JPU menilai eksepsi yang sebelum­nya dibacakan kuasa hukum terdakwa dalam persidangan sebelumnya, tidak beralasan.

Jaksa menilai surat dakwaan dengan terdakwa atas nama Habib Bahar telah disusun se­cara jelas dan cermat.

”Permohonan nota keberatan yang disampaikan penasihat hukum tidak beralasan. Untuk itu memohon majelis hakim untuk menolak eksepsi dari penasihat hukum,” katanya.

Jaksa juga meminta majelis hakim melanjutkan peme­riksaan terhadap Bahar serta terdakwa lainnya dalam kasus penganiayaan yang dimaksud dalam surat dakwaan. ”Kami mohon kepada majelis hakim untuk melanjutkan persidangan untuk memeriksa Habib Bahar bin Smith,” kata JPU.

Usai JPU memberikan tang­gapannya atas eksepsi Bahar, majelis hakim Pengadilan Ne­geri Bandung menunda sidang dan melanjutkan lagi pekan depan, dengan agenda putusan sela. ”Memutuskan diterima atau tidaknya,” kata Edison menutup sidang.

(okz/mam/run)