METROPOLITAN –Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menerima aduan dari guru honorer yang datang menemuinya. Menurut Fadli, permasalahan guru honorer sangat tergantung perhatian pe­merintah.

Senin (18/3), ia menerima guru honorer di gedung DPR, Senayan, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Fadli me­nyatakan dukungan kepada guru honorer agar mendapat­kan kesem­patan men­jadi ASN.

”Saya lihat persoalan ini adalah poli­tical will atau masalah diskresi dari pemerintahan terhadap masalah honorer,” katanya. Fadli menu­turkan, polemik pengangkatan guru honorer seharusnya tak su­lit diselesaikan. Persoalan ini tergantung pemerintah sebagai pengambil kebijakan. ”Saya dalam posisi sangat mendukung hono­rer yang sudah mengabdi ke bangsa dan negara. Harusnya sih diangkat,” ujarnya.

Sementara itu, pengacara guru honorer, Muhammad Asrun, men­gatakan, saat ini guru honorer sudah hilang harapan. Ia menyebut guru honorer siap berhenti andai tidak ada penghargaan memadai. ”Kalau kesimpulannya honorer tidak dihargai, serentak kita siap berhenti. Tapi kalau ini terjadi bisa lumpuh dunia pendidikan,” katanya. (de/feb/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here