METROPOLITAN – Usai memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) oleh Bareskrim Polri, giliran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) kini tengah memburu petinggi BJB Syariah, atas dugaan pinjaman tanpa agunan yang dilakukan Yocie Gusman, mantan Ketua DPD PKS Kota Bogor.

“Saat ini prosesnya masih ada di Bareskrim. Targetnya yang bekerja di BJB Syariah, di luar yang sudah ditetapkan Kejati Jabar yakni Plt Dirut BJB Syariah, Yocie Gusman,” kata Jaksa Penuntut Umum di Kejati Jabar.

Untuk proses penyelidikan terdakwa Yocie Gusman, je­lasnya, kini masuk tahap pe­meriksaan terdakwa. Renca­nanya, sidang akan digelar pada Senin (18/3). “Senin ada sidang dakwaan. Ini ending-nya,” katanya.

Aher diperiksa penyidik dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan korupsi BJB Syariah saat ia masih menjabat. Aher dip­eriksa selama enam jam dan dicecar sejumlah pertanyaan soal kredit fiktif yang diberikan BJB Syariah kepada beberapa perusahaan tanpa agunan.

Kasus itu sendiri sudah disi­dangkan di Pengadilan Tipikor Bandung, dengan terdakwa Yocie Gusman selaku Plt Dirut BJB Syariah yang juga pernah memimpin PKS Kota Bogor dan Andi Winarto selaku Dirut PT Hastuka Karya. Sedangkan Aher diperiksa Bareskrim saat perka­ra itu sudah bergulir.

Keterlibatan mantan pemim­pin PKS Kota Bogor, Yocie Gus­man, dalam kasus dugaan korupsi BJB Syariah sudah sampai di tataran DPD PKS Kota Bogor. Namun, jajaran partai berlambang padi dan bulan sabit kembar itu kompak enggan mengomentarinya.

“Dengan pengurus saja ya untuk minta tanggapan tersebut. Jangan ke saya. Pengurus DPP lebih pas jawabnya,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Bogor dari Partai PKS Kota Bogor, Jajat Sudrajat.

Hal senada diungkapkan Wa­kil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bogor, Najamudin. Ia mengaku tidak mengetahui pasti sosok Yocie Gusman. ”Saya nggak tahu sosoknya seperti apa,” singkatnya.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, pemeriksaan terhadap Aher merupakan hasil pengembangan kasus korupsi BJB Syariah. Aher diperiksa mulai pukul 13:00 sampai 19:30 WIB.

”Sebagai pengembangan penanganan perkara BJB Sya­riah, Dittipikor melanjutkan penyelidikan terhadap BJB Syariah dan memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, AH,” ujar­nya kepada awak media.

(yos/c/rez/run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here