METROPOLITAN – Ratusan ribu per bulan tercatat sebagai pencari rumah di Jakarta, Bogor, Depok, Tang­erang dan Bekasi (Jabodetabek). Hal itu juga tercatat pada salah satu situs iklan baris, di mana terdapat 610.000 pencarian properti di antaranya se­perti rumah tapak, apartemen dan kavling tanah di platform tersebut. Lalu pada iklan penawaran properti yang tayang di situs e-Commerce mencapai 335.000 per bulan dari 92.000 penjual.

Head of Real Estate dari sebuah situs iklan properti di Indonesia dalam diskusi mengenai pasar properti, Ig­nasius Ryan Hasim, mengatakan, 80 persen merupakan penjual individu dan 20 persen agen properti. Semua­nya berupa hunian seken. Dari jum­lah itu, 72.000 unit diklaim terjual setiap bulan. Lalu untuk rumah tapak, rasio supply dan demand tertinggi ada di Jakarta Timur, disusul Kota Bogor, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. “Properti di Jakarta Timur sedang bersi­nar,” katanya.

Sedangkan untuk aparte­men ada di Jakarta Barat, Kota Tangerang, Kota Depok, Kabupaten Tangerang dan Kota Bogor. Sementara un­tuk kavling tanah di Kota Bekasi, disusul Jakarta Se­latan, Jakarta Timur, Kabu­paten Bekasi dan Kabupa­ten Tangerang. “Rata-rata iklan penawaran apartemen (yang laku), closing (ditran­saksikan) dalam 22 hari, rumah tapak 24 hari, dan kavling tanah 26 hari. Jadi, kecepatan menjual pro­perti (seken) sudah ter­bukti,” jelasnya. (*/feb/py)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here