KPU Pastikan WNA tak Bisa Nyoblos

by -

METROPOLITAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi memastikan sebanyak 17 Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal dan memiliki KTP elektronik di wilayah Kabupaten Sukabumi tidak mempunyai hak pilih dalam pemilu 2019. Mereka tidak masuk salah satu syarat memilih.

Anggota KPU Kabupaten Sukabumi Ayi Saepudin mengatakan, setelah ramai dalam pemberitaan media massa terkait WNA di Kabupaten Cianjur yang memiliki KTP elektronik dan memiliki hak pilih, ia menduga melakukan pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Sukabumi. ”Kita sudah melakukan pengecekan di portal https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id; tidak ditemukan WNA yang memiliki hak pilih,” kata Ayi.

Ia menerangkan, laporan data WNA Kabupaten Sukabumi yang sudah diterbitkan KTP elektronik berjumlah 17 orang dari data yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip). “Ke17 WNA itu kita pastikan tidak mempunyai hak pilih dalam pemilu serentak,” jelasnya.

Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi merilis data jumlah WNA pemilik Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang menetap dan beraktivitas di Sukabumi. Selain pernikahan campuran, tidak sedikit WNA yang berstatus sebagai pekerja. Terdapat 51 orang di Kabupaten Sukabumi dan 18 orang di Kota Sukabumi.

”Semua WNA yang memiliki KITAP karena penyatuan keluarga, beragam faktor. Mulai dari pernikahan campur, anak ikut orang tua, lansia dan banyak lagi. Ada juga yang menjadi tenaga kerja asing,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Nurudin.

(can/ ade/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *