METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DPKUKM) menerima kunjungan kerja Pemkab Lampung Barat di Gedung Pendopo Sukabumi, Kamis (14/3). Kegiatan itu merupakan studi banding pembinaan dan pengelolaan Usaha Kecil dan Mikro (UKM).

Ketua rombongan Pemkab Lampung Barat Alexander Saputra menjelaskan, kunjungan kerja itu berkaitan dengan rencana menjadikan Kabupaten Lampung Barat sebagai kabupaten sukses mengelola dan mengembangkan UKM. Ia menilai berdasarkan analisis Pemkab Lampung Barat, Kabupaten Sukabumi dianggap sukses dalam pembinaan dan pengelolaan UKM.

“Kabupaten Lampung Barat dengan luas 2.141,57 kilometer persegi, atau 6,5 persen dari luas wilayah Provinsi Lampung, terdiri dari 15 kecamatan, 131 desa dan lima kelurahan, memiliki banyak potensi untuk pengembangan UKM. Di antaranya komoditas kopi dengan produksi rata-rata 52,644 ton per tahun,” terang Alexander.

Kepala DPKUKM Kabupaten Sukabumi Ardiyana menjelaskan, demografi Kabupaten Sukabumi sebagai kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali dengan jumlah penduduk sekitar 2,6 juta jiwa, terdiri dari 47 kecamatan, 381 desa serta lima kelurahan.

“Hari ini Kabupaten Sukabumi membina usaha mikro dan usaha kecil. Tercatat sekitar 26.000 pelaku usaha binaan di Jawa Barat, termasuk di dalamnya dari Sukabumi sekitar 6.000, dengan data yang sudah lengkap. Berbagai program sudah dikembangkan di Kabupaten Sukabumi, termasuk kampung digital,” ungkap Ardiyana. (ade/feb/run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here