METROPOLITAN ­- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah komando Bupati Bogor Ade Yasin, memanfaatkan program Rebo Keliling (Boling) untuk mendengarkan langsung aspirasi warga, serta pemaparan program Panca Karsa. Namun, ada yang beda saat Boling di Kecamatan Cariu, Rabu (13/3).

Orangnomor wahid di Bumi Tegar Beriman itu pun meluncurkan Beras Carita Makmur untuk penyediaan beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor. Peluncuran ini bertepatan dengan panen raya di wilayah timur Kabupaten Bogor. Semua dilakukan sebagai upaya meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

”Selain itu, tentunya supaya adanya Beras Carita Makmur ini langkah konkret pemkab mendukung swasembada beras di Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin.

Sehingga, sambung dia, diharapkan program beras Carita Makmur ini bisa memenuhi kebutuhan pangan utama bagi masyarakat yang dipimpinnya, yang kini berjumlah sekitar 5,8 juta jiwa.

”Dengan adanya Beras Carita Makmur ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Bogor yang berjumlah 5,8 juta,” ujarnya.

Wanita yang karib disapa AY itu menekankan, bahwa penamaan beras Carita Makmur mempunyai filosofi tersendiri, selain kepanjangan asal mula beras yang dihasilkan. Yakni dari Cariu-Tanjungsari-Sukamakmur.

”Secara filosofis, Carita itu sebagai mimpi dan harapan agar petani khususnya, dan masyarakat Kabupaten Bogor umumnya, bisa makmur dan sejahtera,” ungkapnya.

AY pun berharap, agar petani dapat tetap fokus dalam memperhatikan kualitas beras Carita Makmur, selain meningkatkan kuantitas produksi. (ryn/c/yok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here