METROPOLITAN – Sosialisasi ‘Seko­lah Sehat’ tak hanya berlaku untuk se­kolah dasar tapi juga untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI). Meski keberadaannya sering dipandnag sebelah mata, bukan berarti sekolah MI tidak bisa menerap­kan ‘Sekolah Sehat’ sebagaimana yang selama ini digalakkan di sekolah sekolah umum. Pengawas Madrasah Ibtidai­yyah Kota Bogor, Anwar Sanusi menga­takan, MI memiliki keunggulan dalam hal pola pendidikan keagamaan. “Ting­gal menanamkan pola pikir yang bagus mengenai pengembangan sekolah ber­sih dan Islami,”kata Anwar.

Anwar tak menapik kalau selama ini MI sering dianggap sekolah rendahan. Belum lagi ia juga merasakan kalau se­kolah MI kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Kalau SD kan di bawah kendali Ke­pala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, kalau MI hanya di ba­wah kendali Ke­pala Seksi Pen­didikan Madra­sah. Pembinaa­nya pun dirasa­kan sangat ku­rang, sehingga masyarakat memandangnya “kurang sehat” katanya. Untuk itu dengan ke­giatan sosiali­sasi sekolah se­hat, Anwar meya­kinkan agar jaja­ran Kepala MI se Kota Bogor yang berjumlah 61 MI itu dapat tergerak memberlakukan pola Sekolah Se­hat.

(ag/feb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here