METROPOLITAN – Cibungbulang  Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cibungbulang kini menjadi salah satu puskesmas percontohan di Bogor Barat (Bobar). Ini pula yang menyebabkan puskesmas tak pernah sepi dari pasien yang datang untuk berobat.

Pasien yang datang tak hanya masyarakat di daerah Cibungbulang, melainkan banyak pula pasien dari daerah lain seperti Cibatok, Galuga, Cikampak, bahkan juga warga Leuwiliang. “Kadang kita harus mendorong pasien mau dirujuk ke tempat lain, karena tempat kita yang sudah penuh,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Cibungbulang, dr James GH Tambun.

Alasan dari banyaknya masyarakat yang memilih puskesmas dibandingkan puskesmas yang lain, kata James, selain dari segi pelayanan dan kedekatan, puskesmas ini pun memiliki fasilitas rawat inap sejak 1994. ” Fasilitas ruang rawat ini pun menjadikan puskesmas Cibungbulang sebagai puskesmas pertama yang menyediakan fasilitas rawat bagi para pasiennya,” kata James. Menurut James, Puskesmas Cibungbulang sendiri saat ini memiliki 12 kasur yang terbagi menjadi dua tempat untuk anak-anak dan dewasa. ”Kami berharap ajuan untuk ruang rawat inap di puskesmas ini bisa segera direalisasikan saat itu pernah kami ajukan di Musrenbang bahkan ke anggota DPRD Kabupaten Bogor dapil 4 tapi belum juga terealisasi. Tujuannya agar pasien yang ingin dirawat inap di sini bisa dilayani dengan maksimal,”ujarnya.

Ia menambahkan, padahal jarak puskesmas tak begitu jauh dengan RSUD Leuwiliang, tapi masih banyak saja pasien yang memilih untuk berobat maupun rawat inap di Puskesmas Cibungbulang. ”Hampir setiap hari itu mencapai 300 pasien. Sedangkan pegawai kami terbatas. Di sisi lain kami senang banyak pasien yang berobat ke sini. Di sisi lain pegawai medis di sini masih kurang tidak sesuai jumlah pasien yang berobat ke sini,” pungkasnya.

(kmg/b/els/py)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here