Rebo Keliling 
Oleh: Hj. Ade Yasin, SH. MH
(Bupati Bogor 2018-2023)
A people without the knowledge of their past history, origin and culture is like a tree without roots.
(Orang tanpa pengetahuan tentang sejarah masa lalu, asal-usul dan budaya, mereka seperti pohon tanpa akar)
__Marcus Garvey__
Program Rebo Keliling (Boling) kembali saya gulirkan. Saya ingin lebih intens berinteraksi dengan masyarakat Kabupaten Bogor. Program ini adalah milik mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY). Saat menjabat bupati—kakak saya RY—begitu gencar melaksanakan program ini. Selain Rebo Keliling, bahkan ada juga program Jumat Keliling (Jumling).
Program ini tentu sangat dinantikan. Sebab sudah sekian lama terhenti. Itu terlihat dari antusiasme dalam setiap pelaksanaan. Masyarakat selalu membeludak dari tempat yang disediakan. Sejumlah kebijakan bupati kadang juga muncul spontan. Serapan aspirasi yang disampaikan masyarakat banyak membuat kita tergugah. Banyak ide-ide orisinil dari masyarakat dalam program ini. Dan tentunya harus ditindaklanjuti.
Saya juga tidak ingin lupa purwadaksi. Seperti kata pembuka dalam tulisan ini. Bahwa orang yang tanpa pengetahuan tentang sejarah masa lalu—-asal-usul dan budaya—-mereka sama seperti pohon tanpa akar. Itu diungkapkan Marcus Garvey, seorang pemimpin politik, jurnalis, wirausahawan, dan orator kelahiran Jamaika. Saya terinspirasi kata-kata mutiara ini. Kata-kata ini terdapat dalam sebuah brosur yang saya baca saat melaksanakan program Rebo Keliling perdana di Kecamatan Cisarua, Smesco, Kp. Cipari Langoan RT 04/04, Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (16/01/2019).
Brosur yang saya baca itu tentang sejarah kopi Cibulao. Ya, kopi Cibulao adalah kopi andalan yang sudah mendunia. Kopi ini dikembangkan Kelompok Tani Berbasis Masyarakat (KTBM) di Kampung Cibulao, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua. Sudah banyak penghargaan nasional dan internasional yang diterima masyarakat kampung Cibulao. Ke depan, saya akan menaruh perhatian lebih pada kelompok tani yang menjadi sentra kopi ini.
Program Rebo Keliling juga akan saya manfaatkan dengan berbagai program pelayanan. Saya sengaja mengemasnya agar lebih menarik. Misalnya, dalam Rebo Keliling di Cisarua, pekan lalu. Selain menyerap aspirasi, masyarakat pun bisa mengurus akte kelahiran, kartu identitas anak, bayar pajak kendaraan, dan lain-lain. Pelayanannya sekali saja. Dan tak perlu menunggu waktu lama. Tinggal bawa syarat-syarat yang diperlukan.
Hal tersebut penting dilakukan. Mengingat Kabupaten Bogor sangatlah luas dengan penduduk mencapai 5,7 juta jiwa. Maka perlu melakukan pelayanan yang ekstra. Ekstra cepat dan ekstra tepat. Saya sudah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kebijakan. Ke depan, pengurusan yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, akan di buka di tujuh zona.
Termasuk pula pelayanan sertifikasi tanah. Ini akan di buka di tiga zona oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Semua program dibuat untuk mempermudah dan memperingan masyarakat dari biaya dan jarak tempuh. Masyarakat di ujung Timur Kabupaten Bogor, misalnya. Tidak perlu jauh-jauh mengurus berbagai hal menyangkut KTP, Perizinan, dan lain-lain ke Cibinong.
Mereka cukup datang di kecamatan terdekat yang telah ditunjuk untuk di proses. Demikian pula untuk masyarakat di Selatan, Barat dan Utara Kabupaten Bogor. Semuanya akan diproses dengan cepat, tepat dan transparan.
Selain itu, dalam Rebo Keliling saat ini, saya dengan Wakil Bupati Iwan Setiawan akan terus mensosialisasikan program yang tertuang dalam visi dan misi saat mencalonkan di Pilkada lalu. Mewujudkan Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban adalah visi misi yang harus kita jalankan dengan konsisten. Karena ini menyangkut janji kampanye pada masyarakat. Program Pancakarsa yang merupakan turunan dari visi misi tersebut adalah Bogor Membangun, Bogor Cerdas, Bogor Maju, Bogor Sehat dan Bogor Berkeadaban.
Bogor cerdas, diantaranya akan difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru sekolah, pemberian insentif guru madrasah dan PAUD, pemberian kartu Bogor Cerdas serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Selain itu, kita akan berikan LKS secara gratis untuk mata pelajaran yang ada di ujian nasional bahkan di sekolah dan penambahan jam pelajaran agama.
Untuk Bogor Sehat, kita akan difokuskan pada penggalakkan program Bogor Siaga dan call center khusus, peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan layanan Puskesmas, jaminan pelayanan kesehatan masyarakat miskin melalui kartu Bogor Sehat. Saya juga sudah meminta rumah sakit tidak menolak masyarakat yang memiliki kartu Bogor Sehat.
Sementara untuk Karsa Bogor Maju, difokuskan pada penciptaan iklim investasi, pengembangan dan pengelolaan smart city, pembangunan Cibinong Business Districk (CBD), memperkuat desa wisata dan melaksanakan Bogor Expo sebagai event tahunan. Selain itu, kita akan mendorong produksi barang dan jasa yang berdaya saing, membangun layanan satu atap berkebutuhan khusus, penanggulangan masalah pengangguran melalui balai latihan kerja, serta gerakan cinta dan beli produk lokal, diantaranya beras Carita Makmur, penyediaan makan dan minuman khas Bogor dan produk UMKM di hotel dan restoran.
Kemudian Karsa Bogor Membangun. Untuk hal ini, fokus pada pemantapan jembatan dan infrastruktur jalan dengan sistem betonisasi, pembangunan irigasi dan embung untuk petani, penanganan titik kemacetan, serta penataan kawasan kumuh. Saya juga akan bantu perbaiki jalan-jalan rusak dengan bantuan keuangan dari saya pribadi dan kerjasama dengan para pengusaha. Dan itu sudah mulai dilakukan. Contohnya, saat pelaksanaan Boling di Cisarua. Saya meresmikan Jembatan Cisampay, Desa Tugu Selatan, yang mana pembangunan jembatan tersebut menggunakan dana bantuan CSR dari Bank BJB.
Terakhir adalah Karsa Bogor Berkeadaban. Pada dasarnya, program unggulan ini untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama, pelestarian seni budaya melalui festival dan acara keagamaan, culture night, Rebo berbahasa sunda, menciptakan ketahanan moral melalui Jum’at Mengaji, program Nongol Babat (Nobat), program bedah Ponpes, program Jumling, peningkatan kerukunan hidup umat beragama dan lain sebagainya. (*)
BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here