METROPOLITAN – Pesinetron cantik, Tsania Marwa, melayangkan laporan ke polisi. Hal itu dibenarkan Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena. ”Iya ada laporan. Tadinya saya tidak tahu, tapi saya tanya ke reserse dan mereka bilang ada laporan Minggu sore,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh awak media, Selasa (19/3).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai pelaporan terkait apa, Ita Puspita tidak bisa banyak mengungkap. Sebab, ia belum membaca secara utuh berkas yang ada. Sementara di akun gosip Instagram beredar berkas laporan yang menyebut bila Tsania Marwa mengalami kekerasan. ”Soal isi laporan saya belum tahu. Laporannya ada, tapi isinya saya tidak hapal,” ujarnya.

Saat ditemui akhir pekan lalu, Tsania mengaku mengalami kejadian kurang menyenangkan saat datang ke rumah Atalarik Syach untuk bertemu anaknya. Ia malah cekcok dengan sang mantan suami hingga mendapatkan luka di tubuh. ”Saya ada luka fisik dan saya akan visum sebagai bukti cerita saya itu benar adanya. Saya bawa tas, tas saya sampai putus karena tarik-tarikan saat digeledah,” katanya.

Awalnya, Tsania Marwa ingin bercengkrama dengan buah hatinya. Tapi ia malah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari mantan suami dan saudaranya. Berawal dari adu mulut, Tsania menyebut Arik telah berlaku kasar. Ia bahkan mengalami luka di tubuhnya karena pertengkaran dengan Arik, Attila Syach dan Doni.

Rasa rindu yang memuncak, membuat Tsania bertekad menemui kedua buah hatinya yang tinggal bersama Arik. Mengutip pernyataan Arik yang menyebut bahwa Tsania bebas menemui anaknya, artis sinetron itu memberanikan diri datang ke rumah sang mantan suami. Namun ternyata, ia mendapat perlakuan tak menyenangkan. Padahal selain menemui di sekolah beberapa hari lalu, Tsania terakhir berjumpa dengan anak-anaknya dua tahun silam.

”Saya kan terakhir ketemu di KPAI 2017. Terus ketemu lagi pas kemarin yang saya sempat datang ke sekolah Rabu, yang saya lagi sidang. Saya nggak pernah ketemu (lagi, red). Kalau memang yang perempuan, terakhirnya di KPAI itu, sudah hampir dua tahun. Jadi bayangin saja. Saya cuma mau ada momen sebentar saja, setengah jam. Saya nggak ganggu, nggak bisa,” lanjutnya.

Dalam kejadian yang membuat Tsania mengalami kekerasan itu, bukan hanya Atalarik yang menjadi pelaku. Tsania menyebut bahwa kakak dan adik Arik juga turut berperan serta. ”Yang terlibat di situ adalah mantan suami saya, Atalarik Syach, adiknya, Attila Syach dan kakaknya, Doni. Tiga orang itu yang benar-benar memperlakukan saya secara tidak pantas. Saya akan memproses ini secara hukum,” tegasnya. (kpl/mam/py)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here