Yamaha Rajai Ekspor, Honda Kuasai Pasar Domestik

by -

METROPOLITAN – Dua pabrikan asal Jepang, Honda dan Yamaha, masih memegang penuh kendali roda dua di awal 2019. Namun bila melirik data Asosiasi Industri Sepe­damotor Indonesia (AISI), dalam empat tahun terakhir kedua pabrikan ini punya rekor yang berbeda-beda.

Honda bisa dikatakan sebagai raja di panggung dalam negeri menca­tatkan rekor positif dengan selalu menjadi nomor wahid serta men­guasai pasar lebih dari separuhnya. Pada 2018, Honda mendistribusikan 4.759.202 unit atau memakan pasar kendaraan roda dua 74,6 persen. Yamaha selalu menjadi runner up untuk pasar domestik. Pada 2018, Yamaha mendapatkan pasar 22,8 persen.

Honda boleh saja menjadi motor paling laris di dalam negeri, namun Yamaha bisa disebut sebagai raja ekspor berdasarkan data AISI. Awal 2019 ini, Yamaha masih menjadi raja ekspor di antara pabrikan lain­nya. Jika dilihat dari total ekspor kelima pabrikan sepanjang Januari 2019 total 67.016 unit, Yamaha men­guasai pasar 56,3 persen. Artinya, bulan ini Yamaha berhasil mengas­palkan motor rakitan dalam negeri sebanyak 37.720 unit, disusul Hon­da 17.300 unit, kemudian Suzuki 5.517 unit.

Model pabrikan berlambang gar­putala digemari di luar negeri se­perti Nmax, New Soul GT, dan YZF-R25. Lanjut ke posisi kedua, ada Honda yang meraih market share 16,5 persen di awal Januari 2019. Motor-motor Honda yang digemari konsumen luar negeri antara lain Sonic 150R, Revo X, BeAT eSP dan CBR150R. Sementara di posisi ke­tiga, ada Suzuki meraih pasar ekspor di sepanjang Januari 2019 sebanyak 8,2 persen. Motor yang paling dige­mari adalah Suzuki Address.

Sebagai pembanding secara year to date, ekspor motor meningkat bila dibandingkan Januari 2018 sebanyak 38.021 unit. Awal tahun lalu, Yamaha, Honda, Suzuki, Kawasaki dan TVS pun berbagi porsi namun 60,3 persen dipegang Yamaha. (dtk/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *