JAKARTA – Bagi orangtua, salah satu hal yang kerap kali diberikan kepada buah hati mereka adalah pijat bayi. Dokter spesialis anak, Utami Roesli menyebut bahwa terdapat empat manfaat yang dapat diperoleh dari pijat bayi ini.

Pijat bayi tidak hanya memiliki manfaat untuk daya tubuh bayi. Namun, bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup ibu dan bayi, kata Utami dalam acara pelatihan pijat bayi yang dilakukan di Klinik Eksekutif Anak RS St Carolus Jakarta.

Mulai dari meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI) sampai mempererat ikatan orangtua dan anak, berikut selengkapnya manfaat pijat bayi.

  1. Produksi ASI yang meningkat

Skin to skin contact antara ibu dan bayi saat pijat menyebabkan tingkat oksitosin di tubuh ibu naik. Ibu akan merasa lebih nyaman sehingga produksi ASI dalam tubuh lebih banyak.

  1. Menjaga kesehatan bayi

Ketika produksi ASI meningkat akan memudahkan ibu untuk memberikannya kepada bayi secara langsung. Nafsu makan bayi pun juga akan meningkat. Pemberian ASI yang cukup karena hal tersebut membuat bayi mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mencegah resiko terkena penyakit.

  1. Menaikkan berat badan bayi

Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa pijat bayi yang dilakukan selama lima belas menit tiga kali sehari dalam jangka waktu 10 hari dapat meningkatkan berat badan bayi.

  1. Mempererat ikatan hubungan ayah dan bayi

Pijat bayi ini dapat menjadi salah satu cara untuk ayah dan bayi mempererat ikatan hubungan. Bayi dapat merasa lebih dekat dengan ayah dan sebaliknya. Selain itu, kedekatan ayah dan bayinya ini akan menimbulkan perasaan nyaman untuk ibu. Perasaan ini akan meningkatkan hormon oksitosin. Hormon ini juga akan melancarkan produksi ASI ibu.

Utami juga menekankan bahwa untuk mencapai manfaat pijat bayi ini harus didampingi dengan pemberian ASI pada anak secara langsung dan sesuai anjuran. selain itu kerjasama antara ibu dan ayah juga diperlukan untuk membuat perkembangan bayi jadi optimal.

Sumber : Merdeka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here