METROPOLITAN – Meski tengah berjuang melawan kanker darah, istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono, tetap menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019. Sambil terbaring di ranjang rumah sakit, Ani Yudhoyono menentukan calon wakil rakyat dan calon presidennya di balik bilik suara berwarna putih.

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Singapura mendatangi National University Hospital Singapura, tempat Ani tengah menjalani perawatan. SBY yang akan mencoblos di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura itu pun ikut mendampingi Ani di rumah sakit.

Bilik suara disediakan untuk Ani guna menggunakan hak pilihnya. Setelahnya TPS PPLN Singapura memasukkan dua buah surat suara yang sudah dicoblos Ani ke kotak suara. Surat suara tersebut untuk pileg 2019 dan pilpres 2019.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief turut membagikan momen Ani mencoblos di Singapura. Andi berharap masyarakat juga menggunakan hak pilihnya ke TPS. ”Ibu Ani yang sedang terbaring sakit mencoblos, mudah-mudahan yang sehat walafiat mau ke TPS,” ujar Andi lewat Twitter.

Andi mengatakan, Ani mencoblos sekitar pukul 14:30 waktu setempat. Sedangkan SBY mencoblos pukul 16:00 waktu setempat di KBRI Singapura. ”Ibu Ani akan mencoblos di ruang perawatan. Petugas TPS PPLN Singapura akan hadir pukul 14:30 waktu Singapura,” sebut Andi.

Sementara itu, Ketua PPLN Singapura David Seragih memaparkan, ada sekitar 127.000 WNI yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), dengan 18.000 memilih dengan menggunakan pos atau postal ballot. Proses perhitungan suara akan dilaksanakan di KBRI tepat setelah seluruh TPS di Indonesia ditutup pukul 13:00 WIB.

Selama tiga hari ke depan, surat suara itu akan disimpan di Basement KBRI yang dilengkapi CCTV dengan pengamanan super ketat. Ada tiga kunci yang masing-masing dipegang PPLN Singapura, Panwaslu dan kepolisian.

Pemandangan tidak biasa terlihat di Chatsworth Road, Singapura, pada Minggu (14/4) pukul 07:30 waktu setempat. Antrean mengular di trotoar, tepatnya di depan kompleks KBRI di Singapura.

Wajah-wajah segar semringah memancar dari warga negara Indonesia yang tak sabar untuk memilih dalam pemilu 2019. Meski pintu KBRI belum dibuka dan panas matahari yang terik memanggang, antusiasme warga yang ingin menggunakan hak suaranya terlihat jelas.

Tua, muda, profesional, pelajar, Pekerja Rumah Tangga (PRT) bahkan manula yang berkursi roda rela menunggu demi mencoblos calon pilihannya. “Saya datang jam 07:30, mengantre jauh sekali dari KBRI. Ya sekitar satu jam gitu untuk sampai ke TPS,” ucap seorang WNI, Asterlita Gallou. (dtk/mam/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here