Bangunan Bergaya Indische Empire Style Abad Ke-18

by -21 views

METROPOLITAN – Banyak sejarah dan kisah terjadi di Sukabumi. Selain pertempuran Bojong Kokosan yang terjadi kompilasi konvoi tentara Inggris (sekutu) meningkatkan koordinasi pasukannya di Bandung dan disergap para pejuang Indonesia di kawasan Bojong Kokosan, Sukabumi juga merupakan tempat pengembangan sejarah peninggalan Belanda yang masih kokoh.

Salah satunya Pendopo Kabupaten Sukabumi di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi yang saat ini digunakan sebagai salah satu rumah dinas bupati Sukabumi dan sering digunakan pusat kegiatan pemerintah atau masyarakat di Kabupaten Sukabumi Utara.

Dilihat dari arsitekturnya, bangunan ini masih bergaya kerajaan bergaya abad ke-18 dan ke-19. Gaya arsitektur ini merupakan gaya arsitektur percampuran antara barat (Eropa) dan timur (Jawa / Sunda) yang dipopulerkan Daendels dengan menggunakan bahan lokal.

“Saya membantu Kang Dida salah satu pemerhati sejarah di Sukabumi dan mendapatkan foto pendopo atau kegiatan mengenai pendopo di jalan Achmad Yani ini” ucap Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Herdy Somantri yang akrab disapa Bima.

Menurut Bima, beberapa foto pendopo dan kegiatan di sekitar pendopo didapat Bima dari sahabatnya itu mulai dari foto bangunan, kegiatan sekitar pendopo dan aktivitas keluarga pendopo. “Banyak nilai sejarah yang perlu di gali di Pendopo Sukabumi termasuk cerita mistis dan misteri yang belum terpecahkan di peninggalan bangunan belanda itu,” terang Bima.

Bima dan ikut serta juga akan menceritakan kisah dan misteri yang ada di Pendopo Sukabumi, Saat ini Pendopo Sukabumi tampil lebih menarik dengan hiasan lampu serta kolam di halamannya, banyak warga yang mencari untuk berswafoto dan duduk di halaman depan pendopo. “Kalau malam hari lebih indah dengan lampu taman dan lebih banyak orang berselfie, sementara jika siang pengunjung biasanya duduk di tepi kolam untuk melakukan terapi ikan,” pungkasnya. (ade / mam / run)