Beres Nyoblos, Salami Pengantin

by -6 views

METROPOLITAN – Beragam cara dilakukan agar warga mau berpartisipasi langsung terhadap penyelenggaraan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (pileg) 2019 serentak, kemarin. Tak terkecuali Tempat Pemungutan Suara (TPS) para inohong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin yang melakukan pemungutan suara di tempat tinggalnya, RT 02/03, Kampung Muaraberes, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, pun tak mau kalah. Salah satu TPS di pusat pemerintahan Bumi Tegar Beriman itu disulap menjadi TPS yang menarik bagi warga.

TPS 11 itu dibuat sedemikian rupa, dengan mengusung konsep wedding day alias resepsi pernikahan dengan balutan dominasi warna putih. Bupati perempuan kedua sepanjang sejarah di Kabupaten Bogor itu pun mengapresiasi upaya panitia untuk menarik warga agar datang ke TPS dan tidak golput.

”TPS unik seperti ini kami harap antusias masyarakat menggunakan hak suaranya di pemilu 2019 ini meningkat lah,” harapnya saat ditemui awak media, kemarin.

Meskipun, sambungnya, tema TPS unik bukan yang pertama kali dilakukan di lokasi tersebut. Sebab pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Bogor setahun silam, TPS di Muaraberes itu mengusung tema Piala Dunia karena bertepatan dengan berlangsungnya perhelatan akbar sepak bola dunia empat tahunan itu.

”TPS seperti ini membuat suasana menyenangkan. Pemilunya juga damai, tenang. Apalagi ada suvenir yang disediakan panitia menjadi nilai tambah masyarakat untuk datang ke TPS,” ucap AY, sapaan karibnya.

Politisi PPP itu meyakini pesta demokrasi serentak tahun ini bakal berjalan lancar dan memastikan hak pilih warga bisa tersalurkan. Sehingga pemilu kali ini bakal sukses tanpa ekses.

”KPU (Komisi Pemilihan Umum, red) juga kan pastinya siap. Jadi ya warga terserah pilih mana. Yang penting hak suara digunakan demi masa depan bangsa,” ungkapnya.

KPU juga dinilai mampu meminimalisasi kekurangan surat suara dan bilik suara. Antisipasi termasuk pengangkutan logistik yang dikawal pihak keamanan sesuai waktu yang ditargetkan.

Terpisah, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 11, Halim Pradana, mengatakan bahwa pembuatan TPS unik di kampungnya itu merupakan hasil daripada persiapan yang cukup singkat. Di mana H-2 pencoblosan, Bupati Ade Yasin juga ikut melihat dan mengontrol pembuatan TPS ini.

”Di TPS ini total ada 207 DPT, ditambah empat DPTB. Dan TPS unik ini tidak lain untuk menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak suaranya di pemilu 2019 ini,” tuntas Halim.

Selain TPS bertema wedding, ada pula TPS yang memakai tema sekolah. Seperti yang dilakukan jajaran KPPS di TPS 20, Kampung Bojongneros, RT 03/07, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat.

Nuansa khas pelajar siswa SD jelas terasa kala menyambangi TPS yang berlokasi di Villa Arum Sari. Tak tanggung-tanggung, jajaran KPPS juga rela merogoh kocek sebesar Rp100 ribu ke setiap anggotanya. “Kami membuat dekorasi khas ruang belajar sekolah hingga topi dan seragam merah-putih khas siswa SD, lengkap dikenakan panitia,” terangnya.

masa yang akan datang,” pesannya. (ogi/ryn/c/feb/run)