METROPOLITAN – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachim, pagi ini resmi dilantik sebagai orang nomor satu dan dua di Kota Hujan. Pelantikan yang berlangsung pukul 08:00 WIB di Gedung Sate Kota Bandung itu turut dihadiri istri juga keluarga kecil dari keduanya. Tak hanya itu, sejumlah pejabat Pemerintah Jawa Barat (Jabar) juga turut menyaksikan pengambilan sumpah kepala daerah Kota Bogor tersebut.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku tidak ada persiapan khusus jelang pelantikan dirinya. Dedie mengatakan, secara garis besar ia beserta Wali Kota Bogor Bima Arya hanya fokus berserah diri kepada Allah SWT agar dilancarkan segala urusannya saat nanti mengemban amanah. ”Kalau persiapan khusus tidak ada, paling persiapan sederhana saja. Kita hanya berserah diri kepada Allah saja,” katanya, kemarin.

Usai resmi menjadi wakil wali kota Bogor, Dedie mengaku siap membangun Kota Bogor ke arah yang lebih baik lagi. Ia juga siap membantu Bima untuk menyelesaikan tugas, program hingga kebijakan yang belum maksimal di tahun kemarin. ”Kita songsong masa depan Kota Bogor lebih baik lagi, dengan tekad dan kebersamaan semua pihak serta mengesampingkan perbedaan politik yang ada,” tegasnya.

Disinggung soal target seratus hari kerja, Dedie mengaku tidak ada targetan khusus yang akan diberlakukan pada masa kepemimpinannya nanti. Mengingat wali kota terpilih merupakan wali kota pada masa sebelumnya. Kendati demikian, selaku wakil kepala daerah, Dedie siap menggaungkan tagline Bogor Berlari. Namun dirinya masih enggan menjelaskannya secara rinci mengenai program tersebut. ”Kata Kang Bima tidak ada target khusus di masa seratus hari kerja kami nanti. Karena ini periode beliau yang kedua. Soal Bogor Berlari lihat saja nanti ya, besok bakal di-launching,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor terpilih Bima Arya mengatakan, kendati pelantikan dirinya masih dalam suasana pesta demokrasi, ia menilai ini momen yang tepat untuk mendidik generasi muda melek politik. Pelantikan dirinya juga diduga bakal berjalan lancar tanpa ada perpecahan. ”Pemilu merupakan momen yang pas untuk mendidik generasi muda melek politik. Masyarakat saat ini sudah cerdas. Jadi saya yakin meski pelantikan kami saat momen politik seperti ini, Insya Allah dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan,” ujarnya.

Usia dilantik nanti, tepat pada Minggu (21/4), ia bakal menyampaikan pidato sebagai wali kota terpilih di hari perdananya bertepatan dengan momen Car Free Day (CFD). Bahkan jajaran Pemerintahan Kota Bogor juga sudah menyiapkan serangkaian kegiatan inagurasi yang masih dirahasiakan. ”Setelah saya dilantik, pada Minggu-nya saya akan pidato di tengah kegiatan CFD. Kemudian kami juga menyiapkan serangkaian inagurasi, tepatnya di Plaza Balai Kota Bogor,” tutupnya. (ogi/b/feb/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here