Desa Langensari Jadi Sentral Pembibitan Bawang Putih

by -4 views

METROPOLITAN – Kabupaten Sukabumi selain memiliki kekayaan alam yang luar biasa, juga memiliki potensi pertanian yang unggul. Seperti di Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) terdapat hamparan kebun bawang putih. Kemarin di kebun itu juga dilakukan pembenihan bibit untuk menghasilkan nilai ekonomi tinggi.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menjelaskan demplot bawang putih akan dikembangkan di beberapa daerah di Sukabumi. ”Ini salah satu program penguatan pertanian yang akan didorong, sehingga masyarakat bisa diberdayakan. Apalagi nanti jalan tol beres,” ujar Marwan saat mengunjungi tempat tersebut untuk menyaksikan panen bawang putih, kemarin.

Marwan mengapresiasi upaya yang dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi karena telah berhasil membina Kelompok Tani Rahayu Satu Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja. ”Ini adalah konsep agrowisata, tinggal memanfaatkan ruangnya sehingga bukan bawang putih saja atau sayuran dan buahbuahan namun ada ruang bermain dan berwisata kuliner nantinya,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Kelompok Tani Rahayu Satu Ece Royani mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan bupati Sukabumi melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. ”Awalnya saya agak pesimis, terlebih kami melakukan demplot dengan mendatangkan bibit dari Taiwan. Namun hari ini saya bersyukur upaya yang kami lakukan tidak sia-sia dengan hasil yang luar biasa,” terangnya.

Ece mengaku tidak kesulitan mendapatkan pasar untuk menjual hasil pertaniannya. ”Sampai hari ini saja sudah banyak yang pesan sehingga untuk pasar tidak kesulitan, harga untuk benih bawang putih saat ini bisa mencapai Rp40-60 ribu per kilogram,” akunya.

Pemerintah pusat secara global menargetkan swasembada atau ekspor bawang putih pada 2021. (ade/feb/run)