Diabetes Bisa Menyebabkan Kebutaan, Seperti yang Dialami Mus Mulyadi?

by -

METROPOLITAN – Musisi keroncong legendaris Indonesia, Mus Mulyadi baru saja tutup usia pada Kamis, 11 April 2019. Semasa hidupnya, Mus Mulyadi diketahui mengidap diabetes.

Dilansir dari KapanLagi, Erick Haryadi, putra almarhum menjelaskan bahwa sang ayah selama ini menderita gula darah.

“Sakit gula tadinya. (Dibawa ke rumah sakit) karena gulanya tinggi itu,” jelas Erick.

Diabetes yang diderita oleh Mus Mulyadi ini bahkan hingga menyebabkan kebutaan pada kedua matanya. Sejak akhir 2009 lalu, Mus Mulyadi disebut telah mengalami kebutaan yang disebabkan oleh diabetes ini.

Dilansir dari Diabetes.co.uk, kebutaan yang terjadi akibat diabetes ini paling umum berupa retinopati. Penyakit ini terjadi berupa kerusakan retina mata yang disebabkan oleh diabetes.

Seiring waktu, kadar gula darah yang tak terkontrol bisa menyebabkan kerusakan pada sejumlah pembuluh darah kecil di retina mata. Kerusakan yang terjadi ini ini bisa menyebabkan kehilangan penglihatan melalui dua cara.

Cara pertama yaitu berupa aliran darah yang tak normal bisa muncul pada permukaan retina dan menyebabkan munculnya cairan pada mata yang menghalangi pandangan. Kondisi ini disebut sebagai proliferatif retinopati, tahapan paling lanjut dari kondisi ini.

Cara kedua yaitu berupa cairan yang bocor dari pembuluh darah ke pusat makula, bagian kecil dan sangat sensitif di tengah retina yang menjadi pusat pandangan kita dan menyebabkannya menjadi bengkak. Kejadian ini diketahui sebagai macular oedema dan dapat terjadi pada tahap apa pun pada diabetes retinopati.

Baik penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2 memiliki risiko retinopati ini. Semakin lama seseorang menderita diabetes, semakin besar risiko baginya kehilangan penglihatan. Masalah ini juga bisa dialami oleh wanita penderita diabetes yang tengah hamil.

Cara terbaik bagi penderita diabetes untuk melindungi mata mereka adalah dengan menjaga kadar gula darah tetap normal. Selain itu, sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa jika menjaga kadar gula darah dikombinasikan dengan menjaga tingkat kolesterol, maka hal ini dapat dihindari.

Masalah hilangnya penglihatan yang dialami oleh Mus Mulyadi ini memang kemungkinan besar dapat terjadi terutama karena almarhum telah menderita diabetes sejak tahun 1984 lalu.

Sumber : Merdeka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *