Kembali Mengalami Erupsi, Aktivitas Gunung Agung Masih Tinggi

by -7 views

JAKARTA ­- Gunung Agung pada hari Minggu (21/4) mengalami dua kali erupsi. Erupsi pertama pada pukul 03.21 Wita dengan kolom abu teramati sekitar 2.000 meter. Sedangkan, erupsi kedua terjadi pada Pukul 18.56 Wita dengan tinggi kolom abu teramati 3.000 meter di atas puncak Gunung Agung.

Kasubid Mitigasi Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mikawai Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana menjelaskan, erupsi sebanyak pada hari ini menunjukkan aktivitas Gunung Agung masih tinggi.

“Hal ini, menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Agung masih tinggi, yaitu Level III (Siaga). Erupsi terjadi, karena dinamika magma di Gunung Agung masih cukup tinggi,” katanya saat dihubungi, Minggu (21/4).

Dia menjelaskan, magma Gunung Agung masih bergerak ke permukaan. Dari data mengindikasikan Gunung Agung masih berpotensi untuk kembali erupsi.

“Masyarakat agar tetap mengikuti rekomendasi PVMBG yaitu untuk tidak beraktivitas di dalam radius 4 km. Masyarakat di sekeliling Gunung Agung agar senantiasa menyiapkan masker,” ujarnya.

“Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yg berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi aliran lahar hujan terutama di musim penghujan. Masyarakat agar senantiasa mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Agung terkini,” tambah Devy.

Namun, saat ditanya apakah dengan erupsi Gunung Agung akan ada pergantian status dari siaga menjadi waspada. Devy hanya menjelaskan bahwa lontaran abu masih memadai.

“Masih (Siaga), lontaran masih 3 km, di siaga ini kan radius 4 km jadi masih memadai,” jelasnya.

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, wilayah yang terpapar hujan abu tersebut masih di kawasan Kabupaten Karangasem Bali. Untuk Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem, ada di Banjar Pura, Dusun Lebih, Desa Sogra, Muncan, Telung Bhuana, Badeg Tengah. Sementara untuk, Kecamatan Rendang ada di wilayah Desa Temukus, Besakih, Pempatan, Rendang, Nongan dan Menanga.

Sumber : Merdeka