KPU Terima 2.767 Rekomendasi PSU, PSL dan PSS

by -

METROPOLITAN – Di tengah pekerjaan yang seabrek pasca-pemilihan umum (pemilu) serentak 17 April lalu, petugas pemilu masih harus menjalankan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Sedikitnya ada 2.767 rekomendasi dari Bawaslu untuk KPU menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pemungutan Suara Susulan (PSS) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL). Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, dari 2.767 itu, KPU sudah melaksanakan 1.511 PSU, PSS dan PSL.

”Total dari tiga jenis pemungutan suara yang harus dilaksanakan lagi itu saat ini sudah mencapai 2.767. Dari 2.767, yang sudah dilaksanakan KPU sebanyak 1.511. Itu bervariasi, baik dari PSU, PSS, PSL ya. Itu sudah kita tindak lanjuti sebanyak 1.511,” kata Arief di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

KPU berharap bisa melaksanakan PSU, PSL dan PPS paling lambat sepuluh hari setelah rekomendasi dari Bawaslu diterima. Berdasarkan data KPU, ada 393 TPS yang harus melaksanakan PSU, sepuluh TPS sudah melaksanakan dan sisanya 383 TPS belum melaksanakan pencoblosan ulang.

Sementara itu, 2.302 TPS direkomendasikan digelar PSS. Dari 2.302 TPS itu, sebanyak 1.488 TPS sudah dilakukan PSS, sedangkan 814 TPS belum digelar PSS. Adapun 72 TPS direkomendasikan digelar PSL. Dari 72 TPS itu, 13 TPS sudah dilakukan PSL dan 59 TPS belum digelar PSL. Daerah yang direkomendasikan digelar kembali PSU, PSL dan PPS berada di 31 daerah dan tersebar di beberapa wilayah. Beberapa di antaranya Kalimantan Timur, Papua, Jambi, Papua Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Tenggara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Loading...