ILUSTRASI: Pelajar saat mengikuti UNBK pada tahun lalu. Pada UNBK 2019 tingkat SMP yang digelar hari ini, rupanya masih ada sekolah yang menumpang UNBK.

METROPOLITAN – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP yang digelar serentak pada Senin (22/4) meninggalkan PR untuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Dari 124 SMP negeri dan swasta di Kota Bogor, ternyata masih ada 30 sekolah yang pelaksanaan UNBK-nya numpang di sekolah lain.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Bogor, Imam, mengatakan, sekolah yang masih menumpang itu antara lain SMP Pandutama, SMP Kamandaka, SMP Yasi, SMP YP Pembangunan, SMP Atthoibah, SMP Al Khoeriah, SMP Al Munir, SMP Pasundan, SMP Himaba, SMP YP Cipaku serta beberapa SMP lainnya. “Sekolah terpaksa mengikuti UNBK, karena memang fasilitas komputerisasi mereka belum siap,” katanya.

Menurut dia, ada 22 SMP yang masih menumpang dan delapan lainnya dikategorikan mandiri, tetapi secara bersama-sama biasanya di bawah satu yayasan SMP, SMA dan SMK yang memiliki fasilitas komputerisasi. Karena keterbatasan fasilitas, maka banyak sekolah yang UNBK-nya menjadi dua hingga tiga sesi. Tergantung keberadaan fasilitas komputer yang dimiliki sekolah itu.

Saat ditanya soal kekhawatiran gangguan saat UNBK, Imam telah menyiapkannya dengan matang lantaran telah beberapa kali melakukan uji coba. “Alhamdulillah, tidak ada halangan apa pun, terutama aliran listrik, karena kami sudah bekerja sama dengan PLN agar saat UNBK tak terjadi pemadaman listrik,” katanya.

Ia berharap ujian di Kota Bogor aman hingga selesai. “Semoga jaringan aman, server juga aman, hanya perlu kecermatan dan ketelitian serta kemahiran operator untuk mengakses hasil kerja siswa. Jangan sampai hasil kerja siswa lupa diakses, sehingga hasilnya hilang dan ini pernah terjadi beberapa waktu lalu,” imbaunya.

Seperti diketahui, sebanyak 14.745 siswa-siswi SMP dari 124 sekolah, baik negeri maupun swasta se-Kota Bogor, mengikuti UNBK yang digelar serentak mulai hari ini, Senin hingga Rabu. Sekolah penyelenggara sebagaimana mengutip keterangan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin, sudah disiapkan jauh-jauh hari. “Sekolah penyelenggara sudah mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang secara menyeluruh. Jadi, Insya Allah UNBK 2019 jauh lebih baik, aman, tertib dan lancar,” harapnya. (ber/ar/ feb/py)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here