Miftah Sulap Limbah Paralon Jadi Lampu Cantik

by -

METROPOLITAN – Karang Taruna Talagasari Rt04/06 Sinaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi memanfaatkan limbah paralon dan kayu menjadi lampu hiasan bernilai rupiah.

Pembuat lampu hiasan Miftahudin (28) mengaku terinspirasi dari banyaknya limbah palet SCG yang terbuang sia-sia. Namun karena kelihaian tangannyalah palet itu diukir dalam balutan kaligrafi bertuliskan asma Allah.

”Palet SCG kan suka dikasih yah sama anak-anak, iseng dulu nyobaiin diukir ternyata bagus dari sana saya makin tertarik,” ucapnya. Namun demikian, kendala pun mulai ditemukan. Sebab, untuk membuat lampu hiasan ukiran yang indah memerlukan mesin dan lampu-lampu kabel dalam penyetelannya.

Namun beruntung, Kades Sinaresmi memberikan dukungan baik moril maupun moril. ”Alhamdulillah pa Kades sudah memberikan kontribusi dalam bentuk pemberian mesin ukir kaligrafi,” ucapnya.

Ada berbagai motif selain hiasan dalam bentuk kaligrafi. Seperti bunga-bunga dan juga kata-kata indah lainnya. Menurutnya semuanya bisa dibuat sesuai dengan pesanan.

Dari segi harga dibandrol sesuai dengan tingkat kesulitan namun harga termurah dijual mulai Rp50 ribu hinga ratusan ribu. ”Harga kita sesuaikan harga, itu tergantung dari tingkat kesulitan,” imbuhnya.

Sementara itu Kades Sinaresmi Kecamatab Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Rizal mengaku siap membantu mendorong kegiatan yang dilaksanakan oleh warganya yang tergabung dalam satu wadah organisasi Karangtaruna itu. ”Kami siap membantu, anggaran sudah kami masukan di anggaran 2019,” tutupnya.

(dna/ade/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *