Mimpi Anak Riau Angkat Derajat Orangtua Usai Lolos FK UI

by -

JAKARTA – Orangtua mana tak bangga melihat anaknya menorehkan prestasi. Meski hidup berkecukupan, buah hati tercinta mampu membuat keduanya bangga.

Seperti itulah yang kini dirasakan Azman dan Neni Marlina. Meski berprofesi sebagai tukang las dan penyapu jalan, semangat mereka justru mengantarkan Syahrul Ramadhan (18) meraih kursi di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia (FKUI) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang diikuti ribuan calon mahasiswa.

“Saya sudah bercita-cita menjadi dokter dan ingin menempuh pendidikan di UI. Sejak itu, saya konsisten menjaga nilai agar dapat tembus UI melalui jalur prestasi rapor,” kata Syahrul di kampus UI di Depok, Jawa Barat. Demikian dikutip dari Antara, (24/4).

Syahrul yang berasal dari sekolah SMA Negeri 2 Bangko, Rokan Hilir, Riau, menceritakan tekun belajar menjadi kunci keberhasilannya lolos salah satu fakultas favorit di Indonesia.

Pada Senin (22/4) kemarin, Syahrul melakukan verifikasi rapor di Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI Kampus Depok serta dilanjutkan dengan proses daftar ulang yang akan dilakukan pada Kamis (25/4) di Balairung UI.

Arul, demikian ia kerap disapa, mengaku sangat bahagia dan bangga saat mengetahui dirinya diterima di FKUI. Mamun di lain sisi, Arul dan orangtuanya khawatir akan biaya.

Tidak hanya biaya perkuliahan, dia juga bingung dengan biaya transportasi dan akomodasi semasa pendaftaran ulang sebelum kuliah yang terasa sangat berat.

“Namun ketika sudah diterima, saya kembali ragu mengingat biaya yang dikeluarkan tentunya tidak sedikit. Alhamdulillah, pihak UI khususnya Iluni FKUI dan Dekan FKUI memberikan dukungan dana sehingga keraguan saya seketika sirna,” ujarnya.

Arul juga berhasil lulus Bidikmisi dan tak hanya itu, pihak UI juga memberikan kemudahan verifikasi rapor dan daftar ulang yang dilakukan pada minggu yang sama sehingga dirinya tidak perlu keluar uang transportasi Pekanbaru- Jakarta dua kali lebih banyak.

“Kemudahan-kemudahan yang saya peroleh membuat saya semakin yakin bahwa saya dapat menyelesaikan studi saya di UI tanpa terkendala biaya,” katanya.

Syahrul merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Pekerjaan ayah dan ibunya hanya pas-pasan. Dua kakaknya juga masih menempuh bangku kuliah di perguruan tinggi di Riau.

Semasa sekolah, Arul mengaku selalu meraih juara umum dengan rata-rata nilai di atas 90. Maka dari itu Arul memberanikan diri untuk mengambil jurusan kedokteran di UI.

Arul berharap kelak dapat mengangkat derajat orang tuanya serta bisa mengabdi kepada ke daerah di Rokan Hilir. “Saya melihat daerah saya membutuhkan dokter spesialis jantung dan spesialis kandungan. Semoga saya bisa menempuh pendidikan dokter hingga spesialis dan dapat memberikan manfaat bagi kota kelahiran saya,” kata Arul berharap.

Sumber : Merdeka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *