PD PPJ Target Tembus Pasar SNI

by -14 views

METROPOLITAN – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor menargetkan dua pasar yang dikelolanya masuk pasar Standar Nasional Indonesia (SNI). Keduanya adalah Pasar Kebonkembang dan Pasar Gunungbatu.

Hal itu seperti diungkapkan Kabag Kebersihan, Ketertiban dan Keamanan (K3) PD PPJ Kota Bogor, Dedi Suharto, usai menghadiri bimtek yang diselenggarakan Disperindag Jawa Barat di Cirebon, belum lama ini.

Menurut Dedi, bimtek yang diberikan Disperindag Jawa Barat ini dihadiri seluruh pengelola pasar rakyat. Adapun tujuannya, gubernur Jabar berharap pada 2020 setiap kota atau kabupaten memiliki minimal satu pasar yang berSNI. “Ini sebagai bentuk upaya agar pasar rakyat terus berkembang dalam persaingan dengan pasar modern,” katanya. “Adapun ketentuan yang terdapat pada standar pasar ber SNI inilah yang nanti akan membuat pasar rakyat menjadi pilihan utama dalam masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya,” lanjutnya.

Di tengah menjamurnya toko modern dan swalayan atau mal, harapan PD PPJ Kota Bogor dengan keikutsertaan dalam Festival Pasar Rakyat 2019 ini adalah peningkatan kualitas di semua pasar dengan mengejar parameter yang ada dalam juklak pasar ber-SNI. “Target PD PPJ itu sendiri adalah mengusahakan pasar rakyat yang diajukan masuk nominasi, yaitu Pasar Kebonkembang untuk tipe pasar besar dan Pasar Gunungbatu untuk tipe pasar kecil,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Bimtek yang diselenggarakan di Hotel Kota Cirebon itu berlangsung pada Selasa dan Rabu (9-10/4). Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan beberapa narasumber seperti Titik Anas sebagai dosen Universitas Padjajaran, Karyanto Wibowo Soewignjo sebagai owner PT Kahuripan Group, Saba Situmorang sebagai Faculty Member SBM ITB Bandung, AW Hernoto Adi sebagai dosen STMIK, AMIK Bandung, Lik Gayantini Ari sebagai Business Mentor SBM ITB Bandung serta Agus S Ekomadyo sebagai dosen arsitek ITB Bandung.

(*/ rez/py)