Semua Demi Pemilu

by -0 views

METROPOLITAN – H-3 Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor terus memaksimalkan sisa waktu untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik demi menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Kepala  Bidang Penyajian Informasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Bogor, Ari Setyaningsih, bakal memastikan seluruh warga Kota Bogor bisa memiliki KTP-el saat penyaluran hak suaranya dalam Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif nanti. “Perekaman kami lakukan dengan berbagai cara. Mulai dari kantor kecamatan hingga pelayanan berbasis online,” terangnya. Bukan cuma dari segi pelayanan, tambah dia, masyarakat Kota Bogor juga bisa tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di KPU Kota Bogor. Ari juga bakal menurunkan sejumlah petugas di enam kecamatan sebagai langkah antisipasi membaca data yang error atau ketidaksesuaian data pada KTP-el.

“Selain melakukan perekaman, saat ini kami disibukkan dengan pelayanan bagi warga yang mengajukan ganti KTP-el akibat rusak, hilang atau perubahan elemen data,” bebernya. Tak ayal, pengajuan cetak KTPel setiap hari bisa menyentuh angka 800 sampai 1.000 orang, baik dengan sistem online mapun offline. Secara keseluruhan, ia menjelaskan, sejak pertengahan Februari hingga 9 April 2019, sebanyak 34.470 masyarakat sudah membuat KTP-el dengan rincian15.125 pembuatan baru, 1.681 hilang dan 3.387 perubahan data atau pindah. “Kalau total keseluruhan sampai saat ini ada 743.969. Intinya, kami siap menyukseskan pilpres dan pileg terkait data penduduk,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Disdukcapil Kota Bogor, Dodi Achdiyat, mengimbau masyarakat telah melakukan pendaftaran, pengajuan cetak KTP-el, baik offline di kecamatan ataupun online melalui website e-menanduk. kotabogor.go.id yang sudah mendapatkan notifikasi ‘siap ambil’, segera mengambilnya. Sehingga tidak terjadi penumpukan penumpukan KTP-el di kantor pelayanan. “Kalau yang offline ambilnya di kecamatan, kalau yang online di disdukcapil,” pungkasnya. (ogi/c/yok/py)