METROPOLITAN – Sebuah gudang pengolahan limbah kain ludes dilalap si jago merah di Kampung Ciburial, RT 60/11, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/4) pukul 02:45 WIB.

Komandan Pos Damkar Cisaat Kasdi mengatakan, kebakaran itu bersumber dari sebuah mobil pikap yang terparkir di gudang. Api pun merambat hingga menghabiskan 83,72 persen gudang pengolahan limbah kain milik Dadang Karmana.

“Akibat peristiwa tersebut, sebuah mesin penggilingan yang diperkirakan bernilai Rp600 juta habis terbakar. Selain itu, sebuah mobil pikap Mitsubishi juga hangus,” kata Kasdi kepada Metropolitan, kemarin.

Menurutnya, kebakaran tersebut cukup besar hingga petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan. Sebanyak empat unit mobil damkar dari beberapa pos pun dikerahkan untuk menanganinya.

“Butuh waktu lebih dari lima jam untuk bisa memadamkannya. Karena terkendala akses jalan yang sempit, sehingga mobil pemadam tidak bisa menjangkau titik api. Selain itu, sumber air yang jauh juga menghambat pemadaman. Mamun hal itu bisa disiasati dengan menyambungkan beberapa selang. Api pun bisa dipadamkan pada pukul 09:30 WIB,” jelasnya.

Kasdi menyebut tidak banyak isi dari gudang yang bisa diselamatkan dari kebakaran tersebut. Bahkan bangunan yang tersisa hanya sekitar 16,28 persen. Kebakaran tersebut menambah deretan angka kebakaran di 2019.

“Sampai saat ini sepanjang 2019, kebakaran di Gunungguruh merupakan peristiwa yang keenam yang berhasil ditangani, yang sebelumnya terjadi pada sebuah rumah caleg di Gunungjaya, Kabupaten Sukabumi,” tutupnya. (dna/ ade/mam/run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here