METROPOLITAN – Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN), Heri Gunawan memuji keras hasil hasil quick count yang dirilis polling pabrik-pabrik. Di mana, hasil dari lembaga jajak pendapat itu menempatkan pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Jokowi-Amin menggungguli paslon 01, Prabowo-Sandi.

Fenomena itu, kata anggota Komisi XI DPR RI ini telah membuat media sosial terpukul juga berimbas kepada pejuang moral moral, saksi dan relawan di tempat pemungutan suara (TPS) goyang.

“Ini adalah perang jiwa. Mereka ingin menciptakan kemenangan semu. Pak Prabowo ingin publik tidak tergiring oleh framing yang dilakukan lembaga penghitungan cepat di televisi yang hanya bersumber dari TPS saja tanpa memaparkan sumbernya dari TPS mana? Pak Prabowo ingin Pemilu 2019 berjalan dengan penuh kejujuran, tanpa kecurangan dan kebohongan, ”kata HG saat melakukan jumpa pers di Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan (RAI HG), Jalan Arief Rahman Hakim, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Kendati demikian, Ketua DPP Partai Gerindra ini menilai semua itu lantas membuat kubunya ciut. Tuntaskan, semua yang sudah disetujui menentang demokrasi. Terpenting pemilihan ini harus dilakukan dengan jujur, tanpa manipulasi dan kecurangan.

“Itu harus kita kawal. Jangan biarkan pemilu yang sudah dikeluarkan dana Rp25 triliun dibuat oleh segelintir lembaga penghitungan cepat yang pernah diundang makan malam oleh istana, ”katanya.

Semua orang, para relawan, dan kader parpol Gerindra dan kader partai pengusung agar tetap dapat menyimpan suara di lapangan dan melaporkan segala bentuk kecurangan. “Kita menunggu keputusan KPU sebagai wasit pertandingan,” tukasnya.

(bisa / ade)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here