Wow… Berasa Nyoblos Di Tiongkok

by -2 views

METROPOLITAN – Untuk memeriahkan pemilihan umum (pemilu) 2019, berbagai cara unik dan kreatif dilakoni petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk menggaet para pemilih agar memperoleh hak suaranya dan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) pemilu 2019. Keunikan juga hadir di TPS 15 Sukabumi.

Nuansa nasionalisme dengan ornamen Negeri Tirai Bambu menggambarkan keseluruhan TPS, mulai dari hiasan lampion, pernak-pernik serba merah hingga motif lukisan di bagian dalam. Selain itu, barongsai mejeng di bagian pintu gerbang TPS.

Rasa nasionalisme juga mewarnai setiap sudut tenda merah-putih yang menaungi TPS. Hal itu terasa semakin lengkap dengan ornamen batik khas Jawa Barat yang juga terpancang di sebagian sudut ruangan. Petugas KPPS pun terlihat menggunakan iket Sunda.

Ketua RW 09 Kelurahan Gunung Parang Yannie Sri menjelaskan ide TPS unik yang dicetuskan seluruh anggota KPPS. Ide lahir dari latar belakang diumumkan pemilihan yang berasal dari etnis Tionghoa.

“Mayoritas pemilih dari etnis Tionghoa. Desain keseluruhan TPS lengkap, nuansanya mewakili etnis Tionghoa. Kemudian kesundaannya melalui batik guratan yang juga dikenakan iket oleh pengguna KPPS. Tendanya merah dan putih sebagai lambang NKRI yang menaungi ornamen di sini,” kata Yannie yang juga anggota KPPS lokal.

Ia mengatakan, ada 121 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari lima RT yang akan menyalurkan suaranya ke TPS untuk pileg dan pilpres 2019. “Semoga dengan bentuk TPS seperti ini akan lebih banyak bagi para penggemar yang ingin datang,” tuturnya.

Audrey Clarissa (34), salah seorang warga pemegang DPT, mengaku sengaja datang bersama-sama ke TPS 15. Menurutnya, konsep TPS dengan ornamen merasa China sangat menyenangkan.

“Konsepnya jelas menyenangkan, karena membuat kita senang lagi dalam pemilihan dan rasa saya ini penting karena benar-benar memahami rasa nasionalisme dan perubahan. Jadi dengan dekorasi dekor seperti ini sudah jelas animonya meningkat begitu melihat ini, jadi lebih maju lagi,” katanya didampingi sang suami, Suryanto (38).

Usai mencoblos, para pemilih bisa langsung menikmati makanan ringan yang disiapkan pihak KPPS. Untuk mereka yang masuk daftar antrean bisa menikmati permen gratis. (dtk / mam / run)