METROPOLITAN – Pasca berhasil mengamankan 12 pasang mesum di sejumlah hotel di Kota Bogor, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor bakal meningkatkan operasi serupa mendekati hari raya. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, Hery Karnadi, mengatakan, selain miras, tawuran hingga pasangan mesum, pihaknya kerap kali menerima laporan beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) selama ramadan.

”Saat ini kami sedang dalami soal THM yang beroperasi selama ramadan,” katanya kepada Metropolitan. Menurut Hery, beroperasi- nya THM saat ramadan menggunakan waktu yang berbeda di hari biasanya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, rata-rata THM beroperasi jelang waktu berbuka puasa hingga selepas tarawih. “Mereka biasanya bukannya curi-curi waktu. Rata-rata bukannya dari sebelum maghrib hingga pukul 22:00 WIB,” ungkapnya.

Ia membeberkan, sejumlah lokasi yang digadang masuk dalam kategori zona merah rawan tindak pelanggaran. “Wilayah Bondongan, Tajur, Bubulak, Simpang Yasmin, Cilendek, Terminal Bubulak, Laladon, BNR, Tajur hingga Jalan Baru, Ahmad Yani adalah sejumlah lokasi yang kerap kali ditemukan pelanggaran. Mulai dari pesta miras, tawuran dan kegiatan negatif lainnya,” bebernya.

Hery mengaku, akan terus meningkatkan pengamanan hingga jelang malam Idul Fitri nanti. Dirinya tak segan akan memberikan sangsi tegas, jika mendapati THM yang beroperasi saat ramadan, mulai dari penindakan ringan hingga pencabutan izin usaha.

“Kita akan berikan sangsi berupa penutupan dan penertiban secara langsung, artinya saat buka kami langsung instruksikan untuk tutup. Bisa juga pemanggilan pihak pengelola, memberikan surat teguran pertaman, penyegelan hingga usai ramadan, hingga penyabutan izin usaha, jadi kita lakukan secara bertahap,” cetusnya. (ogi/c/yok)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here