Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengungkapkan telah mengantongi identitas orang yang telah memberikan uang palsu (upal) kepada OP (45), warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

SEBELUMNYA, OP diamankan po­lisi karena telah membagi-bagikan infak menggunakan uang palsu di Kampung Jawura, Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, pada Kamis (9/5).

Polisi juga mengamankan barang bukti upal pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu dengan jumlah total Rp12 juta.

Menurut Nasriadi, modus OP mem­bagikan upal tersebut untuk infak dan tidak ada keuntungan yang di­ambil pelaku. Di sisi lain, tersangka pernah menyukai seorang perem­puan di kampung tersebut dan men­jalin asmara. Namun karena faktor ekonomi, hubungannya berakhir atau putus.

”Si tersangka membagikan upal itu seakan-akan dia orang kaya. Tujuannya gadis yang tadi itu bisa kembali ke pang­kuannya,” kata Nasriadi.

Setelah dikembangkan, tam­bah Nasriadi, OP mengaku menerima dan mendapatkan uang tersebut dari salah se­seorang warga Kecamatan Ci­curug, Kabupaten Bogor, yang hingga kini masih dalam peng­ejaran.

”Identitas sudah kita ketahui dan sudah bekerja sama dengan Polsek Cicurug, Kabupaten Bogor. OP kita kenakan Pasal 245 yaitu mengedarkan upal dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (skb/feb/run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here