Bareng Wakil Walikota Bogor, Forum Yasmin 32 Gelar Bukber

by -14 views

METROPOLITAN – Forum Diskusi 32 yang bermarkas di Taman Yasmin Sektor V, Jalan Palam Raja III No 32 menggelar buka bersama (Bukber). Helaran yang dinahkodai Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Bogor, Amril S Rangkuti tersebut juga diisi diskusi bertemakan ‘Menyatukan Visi Indonesia Maju’ dengan menghadirkan langsung Prof Dr Ir Asep Sepudin M,Sc sebagai pembicara. Acara tersebut juga dihadiri langsung Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim.

Presidium Kahmi Bogor, Amril S Rangkuti mengatakan Forum Yasmin 32 ini dibentuk sebagai tempat kumpul dan diskusi para aktifis Kota/Kabupaten Bogor. Kata Yasmin yang di ambil setelah kata Forum, menurut Amril sebagai penanda lokasi berkumpulnya berada di kawasan Yasmin, Bogor.

“Saya ada lembaga forum yasmin 32 karena letaknya di yasmin. Dibentuk untuk tempat kumpul dan diskusinya para aktifis kota/kabupaten bogor,” tutur Amril.

Dia memaparkan, acara buka puasa bersama ini sengaja dilakukan melihat untuk mencairkan suasana jelang hasil Pemilihan Presiden 22 Mei 2019. selain itu, diskusi ini juga menurut Amril sebagai bentuk menyatukan visi untuk memajukan Indonesia bersama.

“Topik tersebut digagas bedasarkan dampak dari pilpres ini kan cukup besar terutama bagaimana polarisasi dan juga kubuh-kubuh yang belum cair sampai saat ini. Dampaknya nanti pada 22 Mei mungkin puncak nya akan disitu agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” kata Amril.

Amril sengaja mengundang para aktivis dan tokoh muda untuk berdiskusi tentang menyatukan visi Indonesia Maju ini, diharapkan adanya kegiatan yang mempersatukan pandangan politik dan menyamakan visi tentang bagaimana membangun indonesia ini.

“Mudah-mudahan suasana lebih cair saat ini dan nanti. Dan dampak dari yang apa kita harapkan agar perpecahan tidak terjadi,” tukas Amril.

Amril menambahkan, dalam kegiatan tidak hanya para aktifis muda Kota Bogor. Dia juga mengundang berbagai elemen masyarakat lintas partai, golongan, juga lintas Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Amril menilai, kegiatan semacam ini dapat membuahkan kebersamaan dan ketentraman di kondisi seperti saat ini. Pandangan Amril dala situasi seperti ini, ia mengingatkan bagi pihak-pihak yang merasa tidak puas dengan hasil pemilu kali ini dapat mengambil jalur secara demokrasi.

“Menurut saya bisa dilakukan melalui proses hukum. Siapkan bukti tertulis yang benar untuk menggugat. Kalaupun hasil yang ada tidak sesuai dengan yang diharapkan,” imbuhnya.

Amril juga meminta kepada seluruh pihak, bersamaan di Bulan Ramadan ini, terutama para tokoh atau aktifis muda Kota Bogor jangan sampai terprovokasi dengan hal-hal yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Ya kalau memang teman-teman merasa ada hal yang harus dikritisi ya sama-sama kita kritisi dan tidak melakukan aksi-aksi yang anarkis, merusak, juga melawan hukum,” pesan Amril. (*/suf)