Gerindra Rebut Kursi Ketua DPRD

by -66 views

METROPOLITAN – Partai Gerindra Kabupaten Bogor memprediksi bakal merajai kursi di DPRD Kabupaten Bogor pada pemilu 2019. Berdasarkan hasil penghitungan internal Gerindra, partai besutan Prabowo Subianto itu meraih 14 kursi untuk DPRD Kabupaten Bogor, tiga kursi DPRD Jawa Barat dan dua kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor. Dengan 14 kursi di DPRD, Gerindra bisa dipastikan bakal merebut ketua kursi dewan.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor H Rahmat Gunawan mengatakan, dari hasil penghitungan internal, calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Gerindra yang lolos sebanyak 14 orang. Dapil I yaitu Kukuh Sri Widodo, Rudy Susmanto dan Agus Salim. Dapil II H Adi Suwardi, Beben Suhendar dan Muhammad Anori. Dapil III Heri Aristandi dan Tuti Alawiyah. Dapil IV M Rizky dan Hj Nurjanah. Dapil V Sarni dan Sastra Winara. Dapil VI Sanukri dan Andi Permana.

Untuk DPR RI, Fadli Zon dan Mulyadi lolos dari Dapil Kabupaten Bogor. Sementara DPRD Jawa Barat diisi tiga kursi yaitu H Ricky Kurniawan, Prasetyawati dan Cecep Gogom. “Insya Allah dapat ketua dewan. Data tinggal nunggu pleno Cibinong. Data hitungan kami berdasarkan data dari TPS ditambah pleno di kecamatankecamatan, lalu kami sinkronkan dengan DA1. Kalaupun ada perubahan, tidak signifikan,” kata Rahmat kepada Metropolitan.

Dengan raihan tersebut, suara Partai Gerindra melonjak dari pemilu 2014 lalu yang hanya menyumbang enam kursi di DPRD Kabupaten Bogor. Menurut Rahmat, ada tiga hal yang menyebabkan suara partainya melonjak. Pertama antusiasme masyarakat yang menginginkan perubahan dan percaya dengan Gerindra. Kedua, Prabowo effect dan ketiga kerja keras caleg dan mesin partai. “Karena kalau tidak kerja keras, tidak mungkin dapat kursi. Semuanya bergerak, mesin bergerak. Termasuk relawan juga banyak membantu kami. Semoga dengan raihan ini Gerindra bisa terus berbuat untuk masyarakat dan ikut memajukan Kabupaten Bogor,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan tak memungkiri efek pemilihan presiden (pilpres) punya pengaruh besar terhadap perolehan kursi Gerindra di Kabupaten Bogor. Kemenangan PrabowoSandi di Bumi Tegar Beriman berbanding lurus dengan perolehan kursi di pemilihan legislatif (pileg) 2019. “Kalau hitung-hitungan dari saksi dan tim, ada 14 kursi yang kami dapat untuk DPRD Kabupaten Bogor. Dapil I dan II masing-masing tiga kursi, sisanya masing-masing dua kursi,” terang Iwan.

Menurut Iwan, lonjakan suara Partai Gerindra kali ini mencapai 100 persen lebih. Di 2014 lalu, untuk suara DPR RI Dapil Kabupaten Bogor hanya tembus di angka 325.000-an suara. Sementara di pileg 2019, Gerindra berhasil meraup 540.000-an suara. Kondisi serupa juga terjadi pada suara DPRD Kabupaten Bogor. Paling kecil, Partai Gerindra mampu mendapat 60.000-an lebih suara di Dapil V. Sementara tertinggi ada di Dapil II, dengan suara lebih dari 115.000 dan Dapil I lebih dari 108.000. “Lonjakannya 100 persen.

Dulu di Dapil I hanya sekitar 62.000-an, Dapil II-nya 58.000- an. Ini semua karena kerja keras caleg dan mesin partai. Semua bergerak di semua tingkatan, mulai dari DPC sampai PAC. Semua kompak dan militan. Jadi total kami menyumbang 19 kursi dari Dapil Kabupaten Bogor. Ini rekor,” tegasnya. Dengan perolehan tersebut, lelaki yang juga wakil bupati Bogor itu berharap penguatan di parlemen mampu mendorong pembangunan di pemerintahan Ade Yasin-Iwan Setiawan. (fin/ run)