Harga Mati Mekarkan Bogor Barat

by -13 views

METROPOLITAN – Kang Lulu, salah satu deklarator Daerah Otonom Baru (DOB) Bogor Barat, Kabupaten Bogor. Pemilik nama lengkap Lulu Azhari Lucky ini memiliki target dapat merealisasikan mimpi warga di wilayah Barat Kabupaten Bogor. Lantas, seperti apa gagasan yang dimilikinya? Berikut wawancara Harian Metropolitan bersama suami dari Vivi Avriliani Sambas:

Sejak kapan Anda menjadi deklarator pemekaran Bogor Barat?

Aktif sejak tahun 2003. Saat itu saya bersama teman-teman di DPRD dan masyarakat Bogor Barat menginisiasi untuk memekarkan wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor.

Apa yang memotivasi Anda dan teman-teman mau memekarkan Bogor Barat?

Karena wilayah ini seperti di anak tirikan. Masih banyak kebutuhan yang belum bisa dijawab pemerintah. Mulai dari pembangunan jalan, ketersediaan pelayanan pemerintah yang dapat diakomodir, kesejahteraan masyarakat hingga lain sebagainya.

Apakah Bogor Barat sudah memenuhi sarat untuk dimekarkan?

Bagi saya dan temanteman Bogor Barat ini sudah cukup untuk bisa dimekarkan, dibandingkan dengan wilayah lainnya. Karena, potensi SDM dan SDA di Bogor Barat sangat luar biasa dan mempuni, malah PAD nya pun kedepan diprediksi akan mengalahkan Kabupaten Induknya.

Lalu, kendala seperti apa yang membuat mandek pemekaran Bogor Barat?

 Sebenarnya jika dilihat dari sudut manapun sudah tidak ada masalah. Hanya, yang kadang menjadi tarik ulur belum legowo atau ikhlasnya kabupaten Induk dan para elit-elit politiknya saja yang sampai dengan saat ini menyebabkan pemekaran Bogor Barat mandek.

Lantas, harapan Anda seperti apa kedepannya?

Tentunya kami meminta pemerintah agar mutlak merealisasi pemekaran Bogor Barat pada tahun 2020. Kemudian, saya juga ingin adanya revisi dari program yang dimiliki Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang baru saat ini, terkait Pancakarsa. Jadi bukan hanya slogan dalam bentuk retorika, akan tetapi dapat direalisisasikan secara nyata dan berkesinambungan ditingkat masyarakat, kunci utama ajak birokrat terbawah di pemerintahan dapat melaksanakan kebijakan Pancakarsanya.(mul/c/rez)