METROPOLITAN – Pekan lalu magis Lionel Messi membawa Barcelona membungkam Liverpool. Tetapi tak ada sihir Messi di Anfield, Los Cules pun gigit jari karena gagal ke final Liga Champions.

Pada  leg pertama semifinal Liga Champions di Camp Nou, Kamis (2/5) dini hari WIB lalu, Barca menang tiga gol tanpa balas. Messi jadi pahlawan kemenangan timnya lewat sepasang gol di babak kedua. Bahkan Messi dipuja-puji karena mencetak gol keduanya lewat tendangan bebas indah yang menaklukkan Alisson Becker di bawah mistar.

Messi benar-benar jadi mimpi buruk untuk lini pertahanan Liverpool, khususnya Virgil van Dijk. Karena itulah Barca pun dalam posisi diunggulkan saat gantian tandang ke Anfield, dini hari WIB kemarin. Apalagi Liverpool baru saja habishabisan lawan Newcastle United akhir pekan kemarin dan Barca mengistirahatkan pemain intinya saat kalah dari Celta Vigo.

Namun, nasib berkata lain untuk Messi yang justru gagal total mengangkat performa Barca di kandang Liverpool. Blaugrana gagal lolos ke final karena kalah 0-4, di mana Messi tidak bisa berbuat banyak. Dicatat Whoscored, Messi memang jadi pemain paling banyak melepaskan attempts yakni lima, namun hanya dua yang on target. Ia cuma melepaskan lima dribel, dengan empat di antaranya sukses dan lima kali kehilangan bola, terbanyak di antara pemain lain.

Bandingkan saat Messi memorakporandakan Liverpool di kandang sendiri, ia mendapat nilai 10 dan punya sembilan dribel sukses dari total 13. Bahkan Messi membuat satu tekel sukses. “Messi mess in Merseyside. Messi berantakan di Merseyside,” begitulah ucap komentator. (dtk/suf/run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here