Pendatang Baru Kuasai Dapil 5

by -

METROPOLITAN – Caleg lama tak menjamin bisa mempertahankan suara. Buktinya, di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Barat (Jabar), caleg DPRD provinsi terpilih justru didominasi pendatang baru. Berdasarkan proses rekapitulasi penghitungan suara pemilihan legislatif (pileg) tingkat DPRD provinsi, beberapa nama caleg terpilih sudah mulai ketahuan. Meski hasilnya belum secara resmi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor.

Dari hasil rekap yang telah dilakukan penyelenggara pemilu, sedikitnya ada enam caleg baru yang menguasai Dapil V Kabupaten Bogor tingkat DPRD provinsi. Di antaranya Achmad Ruyat (106.421 suara), Mochamad Ichsan (23.203 suara), Ruhyat Nugraha (46.120 suara), Supono (24.973 suara), Prasetyawati (63.295 suara) dan Cecep Gogom (48.866 suara).

Sedangkan caleg lama yang kembali menduduki kursi yakni Erni Sugiyanti (29.463 suara), Ricki Kurniawan (144.622 suara), Asyanti Rozana (40.844 suara), Kusnadi (33.304 suara) dan Asep Wahyuwijaya (60.402 suara). Dari sebelas kursi DPRD Provinsi Jabar di Dapil V, Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto berhasil memborong tiga kursi. Disusul PKS dengan perolehan dua kursi dan partai lainnya yang mendapatkan satu kursi. Di antaranya PKB, PDI Perjuangan, Golkar, PPP, PAN dan Demokrat. (lihat grafis halaman 4) Sebelum rekapitulasi ini selesai, sebelumnya KPU Kabupaten Bogor sempat melakukan skors terhadap jalannya rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara tingkat Kabupaten Bogor.

Keputusan skors ini lantaran sempat terjadi aksi protes dari caleg tentang perpindahan suara. ”Iya, permasalahan perpindahan suara mereka mengajukan ke Bawaslu. Nah, pada saat rekapitulasinya berlangsung, dapat rekomendasi dari Bawaslu. Akhirnya rekomendasi itu merekapitulasi ulang membalikkan suara disaksikan Bawaslu, saksi. Dilakukan koreksi bersama, jadi langsung diperbaiki saat itu juga sehingga memperlambat,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni.

Komisioner KPU Kabupaten Bogor Heri Setiawan mengatakan, seluruh hasil rekapitulasi yang selesai dilakukan akan dikirim langsung ke KPU Jabar. Sementara itu, pihaknya belum melakukan penetapan apa pun atas hasil pleno. “Nanti hasilnya DB 1 ini akan dibacakan di KPU Jabar. Makanya KPU belum melakukan penetapan sampai suara itu disahkan KPU RI, baru kami melakukan penetapan,” terangnya. (fin/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *