PEMERIKSAAN: Jajaran Polresta Bogor Kota saat memeriksa sejumlah pemuda di JPO Paledang yang disinyalir bakal berangkat ke Jakarta untuk aksi, kemarin.

METROPOLITAN – Polresta Bogor Kota menyiagakan 1.238 personel gabungan untuk mengamankan Kota Bogor usai penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019. Mereka disiagakan di sejumlah lokasi seperti Gerbang Tol Bogor, terminal Baranangsiang dan Stasiun Bogor..

Pantauan di Stasiun Bogor, polisi sempat melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan sekelompok pria yang diduga akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 22 Mei, kemarin. Pemeriksaan dilakukan di jembatan penyeberangan orang (JPO) menuju stasiun Bogor. Hasilnya, mereka yang tergolong masih anak-anak diminta agar kembali pulang. “Pemeriksaan barang bawaan terhadap orang yang dicurigai akan berangkat ke Jakarta memang sudah dilakukan sejak kemarin. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pendemo yang membawa barang berbahaya,” kata Humas Polresta Bogor Kota, AKP Silvia Sukmarosa.

Untuk pengamanan di Stasiun Bogor, hasil pantauan menunjukan beberapa petugas kepolisian masih berjaga di dalam maupun di luar Stasiun Bogor kemarin. Mereka memantau setiap calon penumpang kereta api yang datang secara berkelompok dan disinyalir akan berangkat menuju Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei. Menurut Silvia, ada sekitar 70 personel yang disiagakan di Stasiun Bogor “Pemeriksaan barang bawaan tetap dilakukan terhadap orang atau kelompok yang dicurigai akan demo ke Jakarta. Kalau didapati akan diproses,” terangnya. (dtk/fin)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here