METROPOLITAN – Awaluddin, seorang perawat aktif di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tegallega, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Lelaki yang akrab disapa Kang Awal ini sudah aktif selama 11 tahun di dunia kesehatan. Lantas, seperti apa kisah perjalanan karir bapak dua anak ini? Berikut wawancara Harian Metropolitan bersama suami dari Tuti Vulti Fatimah:

Sejak kapan Anda menjadi seorang Perawat?

Kalau jadi perawat sejak lulus kuliah tahun 2008. Sedangkan, kalau untuk bertugas di Pukesmas-nya baru di tahun 2010.

Apa yang melatarbelakangi Anda mau menjadi seorang Perawat?

Saya jadi perawat itu karena panggilan hati. Di mana, kesehatan itu harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Sebab, kesehatan salah satu hak dasar manusia untuk hidup sehat dan bersih.

Selama menjadi perawat, penyakit seperti apa yang Anda sering temukan di masyarakat?

Kalau di masyarakat terutama lansia itu yaitu hipertensi, diabetes, rematik, umumnya ISPA dan ganguan kulit. Penyakit itu memang sering kita temukan di Puskesmas Tegallega ini.

Lalu, pesan seperti apa yang Anda miliki untuk masyarakat?

Pesan yang selalu saya sampaikan ke masyarakat adalah, masyarakat harus bisa hidup sehat secara mandiri dan sadar akan kesehatan. Karena, kesehatan sangat penting bagi kelangsungan hidup mereka dan orang di sekitarnya.

Terakhir, selama menjadi perawat adakah pengalaman menarik yang Anda rasakan?

Dukanya saat harus kunjungan rumah keluarga pasien yang jarak tempuhnya jauh dari fasilitas kesehatan (Faskes). Lalu, mengubah perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat yang masih sulit dilakukan. Namun, saat senengnya ketika bisa bekerja sama dengan teman-teman rekan kerja yang baik hati, solid dan selalu kompak. (mul/c/rez)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here