SAKSI PRABOWO-SANDIAGA OGAH TANDA TANGAN

by -6 views

Saksi dari pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak menan­datangani berkas pengesahan hasil suara pilpres di Jawa Barat (Jabar). Sikap itu diambil lantaran penyelenggaraan kontestasi dinilai banyak ditemukan kejanggalan.

SAKSI Prabowo-Sandi, Melda Hutaga­lung, menilai ada beberapa hal yang menjadi alasan pihaknya tidak menan­datangani berkas pengesahan hasil su­ara pilpres tersebut. ”Kami dari saksi paslon nomor 02 tidak menandatangani hasil rekapitulasi di Provinsi Jabar,” ucap Melda saat Rapat Pleno Rekapitulasi Ha­sil Penghitungan Hasil Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi Jabar di kantor KPU Jabar, kemarin.

Melda mengungkapkan, dalam penyel­enggaraan pemilu 2019 banyak dite­mukan praktik mobilisasi massa, serta banyaknya warga memilih mengguna­kan KTP tanpa undangan atau formu­lir A5. Selain itu, mereka menilai ada ketidaknetralan aparat dan penyelen­ggara pemilu. Terlebih usulan Bawaslu mengenai rekomendasi pemungutan suara ulang yang tidak dilaksanakan KPU. ”Kami ingin menang dengan cara yang jujur dan adil. Jadi dengan alasan itu kami tidak menandatangani. Walaupun kami di Jabar menang, kami tidak tandatangani,” kata Melda.

Melda melanjutkan, peristiwa ba­nyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia pun menjadi alasan. Baginya, semua itu harus diselidiki dan diung­kapkan kepada publik. ”Semua alasan dan keberatan sudah dicantumkan dalam dokumen DC2. Kami ingin pihak KPU Jabar menindaklanjutinya dengan cara membahasnya saat rekapitulasi di KPU RI,” ungkapnya.

Sementara Komisioner KPU Jabar, Endun Abdul Haq, menegaskan hasil rekapitulasi tetap sah meski saksi tidak menandatangani berkas rekapitulasi suara. ”Sesuai peraturan KPU, bagi saksi yang tidak mau menandatangani hasil rekapitulasi harus menuangkan alasannya di formulir DC2 KPU Jabar. Tadi yang bersangkutan sudah meny­ampaikan,” ucapnya. ”Kami menghor­mati sikap saksi yang tidak mau atau tidak menandatangani hasil. Tapi itu tidak mengurangi keabsahan rekapi­tulasi,” sambungnya.

Sebelumnya, berdasarkan rekapitu­lasi suara pilpres 2019 di Jabar, pasangan Prabowo-Sandiaga Uno memenangkan pertarungan di 21 kabupaten/kota, dengan total raihan suara sebanyak 16.077.446. Sedangkan enam daerah lainnya berhasil dikuasai Jokowi-Maruf Amin dengan total suara sebanyak 10.750.568.

Masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu 2019 sebanyak 34.604.192 orang. Dari jumlah itu, yang berpartisipasi menyalurkan hak suara untuk pilpres sebanyak 27.467.370 orang dengan suara tidak sah sebanyak 639.356 lembar. (rmol/els/run)