Urung Diperbaiki, Jalan Cikujang Ditanami Pohon Pisang

by -15 views

METROPOLITAN – Warga Kampung Lebakmuncang, Desa Cikujang, Ke­camatan Gunungguruh, menanami pohon pisang sejauh satu kilometer. Ini dilakukan warga lantaran kesal dengan kondisi jalan yang rusak parah namun tak kunjung diperbaiki Pe­merintah Kabupaten (Pemkab) Suka­bumi.

Pantauan di lokasi, jalan yang ber­status jalan kabupaten tersebut men­galami kerusakaan yang sangat meng­khawatirkan, di mana banyak lubang yang menganga ditambah genangan air dan lumpur ketika hujan.

Warga Lebakmuncang, Munajat (50), mengaku penanaman pohon pisang di sepanjang Jalan Lebakmuncang sampai Legoknyenang itu merupakan salah satu bentuk kekecewaan ke­pada pemeritah, di mana kerusakan jalan sudah lama dibiarkan tanpa ada sentuhan perbaikan secara bertahap.

“Kasihan warga saat melintas ba­nyak yang terperosok dan jatuh, ma­kanya kami tanami pohon pisang. Ini salah satu bentuk protes kami terhadap pemkab,” katanya kepada Metropo­litan, kemarin.

Bahkan, warga akan memblokir jalan untuk kendaraan roda empat jika pemerintah tetap tidak meng­indahkan tuntutan warga ini. Sebab jika hujan, jalan jadi seperti kubangan kerbau. Padahal, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses warga untuk membawa hasil ternak, tani maupun mebeler. “Bila akses jalan ru­sak seperti ini, perekonomian warga jadi tehambat. Bila ini terus dibiarkan tanpa ada perbaikan secara bertahap, kita akan blokir,” ujarnya.­

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Asep Jafar mengaku Jalan Le­bakmuncang-Legoknyenang masuk target perbaikan pe­merintah di 2019, sesuai hasil Musrembang 2018. Namun, hal itu masih tahap lelang. “Ini masih dalam tahap lelang, dan saya berharap Juli atau Agustus tahun ini bisa segera dilakukan percepatan perbaikan secara permanen,” jelasnya.

Apalagi mengingat wilayah Kabupaten Sukabumi yang begitu luas, Asep menyebut perbaikan tidak mungkin dila­kukan secara menyeluruh, tetap harus dengan cara ber­tahap dan bergantian.

“Wilayah Kabupaten Suka­bumi itu kan luas, perbaikan tidak mungkin dilakukan secara menyeluruh, harus bertahap,” tutupnya. (dna/ade/rez/run)