Bawaslu Temukan 1.096 Pelanggaran ASN

by -0 views

METROPOLITAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri yang tidak netral dalam penyelenggaran pemilu 2019 yang telah digelar. Padahal, orangorang ini seharusnya menjunjung netralitas dalam penyelenggaraan pemilu.

Ketua Bawaslu, Abhan mengatakan, pihaknya menemukan 1.096 pelanggaran netralitas pemilu oleh ASN, TNI, dan Polri. Sementara itu, sebanyak 162 kasus merupakan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota KPU dan/atau Bawaslu. Menyusul temuan tersebut, Abhan berharap sanksi bagi pelanggar bisa diperketat. “Supaya tidak terjadi mobilisasi birokrasi. Apalagi ke depan tahun 2020 ada pilkada serentak. Tentu harus ada aturan jelas dan tegas mengenai persoalan netralitas ASN,” ujar Abhan dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (10/6).

Data Bawaslu menyebut, hingga 28 April 2019, ada 227 kasus pelanggaran netralitas pemilu oleh ASN yang tersebar di 24 provinsi. Provinsi dengan pelanggaran terbanyak yakni Jawa Tengah (43), Jawa Barat (33), dan Sulawesi Selatan (29). Bentuk pelanggaran yang dilakukan ASN di antaranya yakni, mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg), namun belum mengundurkan diri sebagai ASN. Bisa pula melakukan tindakan yang menguntungkan peserta atau calon, melakukan tindakan menguntungkan peserta atau calon di media sosial. (jp/els)