Gugatan Ditolak, Warga Sukabumi Geruduk PTUN Bandung

by -21 views

Warga Kabupaten Sukabumi yang tinggal di wilayah pabrik semen PT Semen Jawa, Jalan Pelabuhan, Kabupaten Sukabumi, berunjuk rasa di depan kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu

Dalam orasinya, mereka ke­cewa dengan putusan hakim PTUN Bandung yang menolak seluruh gugatan mereka terhadap SK Nomor 503/647/3052/PMB BPMPT/2013 tentang Izin Men­dirikan Bangunan (IMB) PT Semen Jawa. SK itu dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Pemkab Sukabumi.

Dalam salah satu pertimbangan amar putusannya, majelis hakim PTUN Bandung menyebut me­kanisme penerbitan IMB itu sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan.

”Kami kecewa dengan putusan hakim PTUN Bandung,” ujar Eman (55), warga Desa Sirna­resmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, dalam orasinya.

Mereka yang berorasi keba­nyakan dari Desa Sirnaresmi yang berada dekat dengan lokasi PT Semen Jawa. Pengunjuk rasa itu juga didominasi ibu-ibu. Me­reka turut berorasi menyuarakan kekecewaannya.

”Kami meyakini bahwa terbit­nya IMB itu jadi cikal bakal ter­jadinya banjir, pencemaran udara dari pabrik semen dan kerusakan lingkungan lainnya,” ujar Enih Nurlisa, yang menga­ku rumahnya tepat di depan pabrik semen.

Sekadar diketahui, penerbitan IMB itu didasarkan pada kajian analisis mengenai Dampak Ling­kungan (Amdal). Ia mengatakan, Amdal yang disusun dan diter­bitkan itu tidak memerhatikan kaidah-kaidah ramah lingkungan.

”Seharusnya hakim menga­bulkan gugatan kami karena sudah jelas IMB berlandaskan Amdal itu bermasalah,”keluhnya. Usai berorasi, massa kemudian membubarkan diri. (tib/feb/run)