METROPOLITAN – Kerusa­kan jalan penghubung an­tara Kecamatan Cibitung dan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi terus dikeluhkan warga. Mereka memperta­nyakan perhatian dari Pe­merintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi.

Sekedar diketahui, Jalan ka­bupaten penghubung Desa Cibodas dan Desa Banyuwangi Kecamatan Cibitung, rusak parah. Jalan yang juga men­ghubungkan ke Desa Bojongs­ari, Kecamatan Jampangkulon ini hanya nampak bebatuan saja dan aspalnya sudah mengelupas.

“Kerusakan parah terjadi dari Kampung Cigombong hingga Kampung Cikupa Desa Cibodas sekitar 400 me­ter,” kata Redianto (30 tahun) warga kampung Cibodas RT 01/01, Desa Cibodas, Keca­matan Cibitung.

Menurut dia, jalan yang di­bangun pada tahun 2009 ini merupakan akses utama warga untuk menuju kantor Desa Cibodas kemudian Kan­tor Kecamatan Cibitung. Se­lain ini jalan tersebut sebagai akses perekonomian, pendi­dikan serta kesehatan.

Di tengah jalan penghubung antara Desa Cibodas dan Desa Banyuwangi tersebut ada jembatan yang juga rusak. Padahal jembatan tersebut belum lama ini diperbaiki. “Badan jembatan kini meng­gunakan batang kelapa. Sebab kalau gak begitu kendaraan tak bisa lewat. Kami harap kepada Pemda untuk mem­perhatikan jalan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, kepala UPTD Pekerjaan Umum Wilayah VI Jampangkulon, Dayat Abdur­rahman menjelaskan jalan tersebut adalah ruas jalan Palayangan – Cibodas yang memiliki panjang keseluruhan 17,3 Kilometer. Menurut dia, pada tahun 2018 ruas jalan tersebut sudah diaspal sepan­jang 1,8 kilometer. Sehingga tersisa sekitar 15,5 kilometer lagi.

“Sama UPTD sudah disurvei dan sudah diusulkan, mudah-mudahan kalau tak tahun sekarang tahu depan kalau dapat lagi anggaran untuk pengaspalan hotmix,” sing­katnya. (sub/rez)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here